Tokoh Separatis Papua Benny Wenda Minta TNI & Polisi Ditarik dari Papua, Mabes Polri: Dia Siapa?

Benny Wenda, meminta agar Pemerintah Indonesia menarik pasukan TNI-Polri dari Papua yang disampaikan melalui keterangan tertulis, Selasa (8/10/2019).

Tokoh Separatis Papua Benny Wenda Minta TNI & Polisi Ditarik dari Papua, Mabes Polri: Dia Siapa?
Kolase SBS News dan KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari
Benny Wenda (kiri) dan Kabag Penum Polri Kombes Asep Adi Saputra (kanan) saat memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Rabu (9/10/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM - Aktivis separatis asal Papua yang disebut polisi sebagai dalang kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Benny Wenda, meminta agar Pemerintah Indonesia menarik pasukan TNI-Polri dari Papua yang disampaikan melalui keterangan tertulis, Selasa (8/10/2019).

Mabes Polri memberikan respon menanggapi salah satu permintaan Benny Wenda agar TNI dan Polisi segera ditarik dari Papua.

Respon Mabes Polri ini diungkapkan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum Bareskrim Polri Kombes Asep Adi Saputra

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Benny Wenda Minta Polisi Ditarik dari Papua, Polri: Dia Siapa?', menurut Asep, yang bertanggung jawab terhadap NKRI adalah seluruh elemen bangsa Indonesia, bukan orang lain

"Dia siapa? Yang penting untuk melindungi negara kita ini, ya kita sendiri, bukan orang lain. Yang bertanggung jawab terhadap NKRI ini adalah kita," ujar Asep di Bareskrim Polri, Rabu (9/10/2019)

Oleh karena itu, kata Asep, apabila NKRI ini terancam, aparat keamanan baik itu kepolisian maupun TNI harus dengan cepat mengamankannya.

Somasi Joker Sakit Jiwa di Facebook BPJS Kesehatan, Sudah Dihapus, Benar!

68 Kasus Bakar Lahan di Palangkaraya, 4 Perkara Segera Masuk ke Pengadilan

Viral Video Batu Raksasa Timpa Rumah Warga Hingga Hancur, Begini Kejadiannya

Termasuk dengan situasi dan kondisi yang terjadi di Papua dan Papua Barat beberapa waktu lalu.

"Jadi kalau ada yang mengancam NKRI ini, maka kita yang harus cepat mengamankan," kata dia.

Adapun Benny Wenda meminta agar Pemerintah Indonesia menarik pasukan TNI-Polri dari Papua yang disampaikan melalui keterangan tertulis, Selasa (8/10/2019).

Dalam keterangan tersebut, selain mengajukan sejumlah permintaan, dia juga berharap dapat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan memenuhi permintaan tersebut.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved