Mengintip Industri Rumahan Khas Kalteng

Kerajinan Senjata Mandau Khas Kalteng, Kini Jadi Hiasan Dinding

Namun saat ini dikarenakan peperangan sudah jarang terjadi sehingga Mandau hanya digunakan pada ritual-ritual adat dan juga sebagai hiasan.

Kerajinan Senjata Mandau Khas Kalteng, Kini Jadi Hiasan Dinding
Istimewa
Senjata Mandau Khas Suku Dayak Kalimantan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Bagi sebagian warga Kalimantan Tengah, Senjata Mandau merupakan senjata khas Kalteng yang digunakan untuk berkebun atau berladang dalam membuka lahan untuk ditanami.

Senjata mandau saa ini juga dijadikan sebagai bahan untuk hiasan dinding, jenis hiasan dinding atau souvenir ini, dibentuk khusus oleh pengrajin pembuatan souvenir senjata khas Mandau dengan banyak perniknya.

Senjata ini sejenis parang dengan hiasan ukiran pada bagian bilahnya yang tidak tajam. Kata Mandau berasal dari kata “Man” yang berarti salah satu suku di china bagian selatan dan “dao” yang berarti golok dalam bahasa china.

Mandau dalam kehidupan masyarakat suku dayak di Kalimantan pada zaman dahulu digunakan masyarakat dalam peperangan dan juga pengayauan (pemenggalan kepala musuh). 

Namun saat ini dikarenakan peperangan sudah jarang terjadi sehingga Mandau hanya digunakan pada ritual-ritual adat dan juga sebagai hiasan.

Diproduksi Dalam Keluarga, Kerajinan Rotan Emeksie Tembus Pasar Jepang

Benang Bintik Kalteng dan Maknanya, Resmi Jadi Batik Wajib ASN dan Pelajar

Korban Unjuk Rasa Ricuh di Bandung Capai 431 Orang, Mayoritas Pendemo di Depan Gedung DPRD Jabar

Hiasan senjata mandau banyak dijual di toko-toko tempat penjualan kerajinan tangan hampir ada di semua kabupaten dan kota se Kalteng, dengan harga yang bermacam-macam tergatung ukurannya.

Pengrajin senjata mandau di Kalteng saat ini semakin jarang ditemui, di Palangkaraya, terpantau hanya ada satu di Jalan George Obos yang selama ini banyak menjual senjata khas dayak tersebut untuk hiasan.

"Hiasan kerajinan tangan senjata mandau ini dijual dengan harga bermacam-macam dari ukuran kecil Rp 50 ribu hingga ada juga yang harganya mencapai ratusan ribu ukuran besar di Pasar Besar Palangkaraya," ujar Halidi salah satu penggemar hiasan Mandau. (Tribunkalteng.com/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved