Kalteng Kita

Kebakaran Lahan PT GBSM, Manajemen Sebut Ada Loncatan Api 300 Meter

Namun, tidak semua lahan perkebunan yang terbakar sengaja dibakar, karena dalam menentukannya polri minta bantuan tenaga ahli dari Kementerian Lingkun

Kebakaran Lahan PT GBSM, Manajemen Sebut Ada Loncatan Api 300 Meter
Istimewa
Kebakaran kahan di wikayah Kotawaringin Barat beberapa hari lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kebakaran lahan yang terjadi di kawasan korporasi terus didalami oleh lembaga penegak hukum dari Kementerian Lingkungan Hidup maupun Polda Kalteng.

Meski begitu, tidak semua lahan yang terbakar disenghaja, sebagian juga akibat rembetan kebakaran lahan diluar konsesi perusahaan.

Polda Kalteng, hingga, Jumat (27/9/2019) masih terus menelusuri dan mendalami kebakaran lahan yang terjadi pada lebih dari 15 korporasi di wilayah hukum Kalteng yang terbakar.

Namun, tidak semua lahan perkebunan yang terbakar sengaja dibakar, karena dalam menentukannya polri minta bantuan tenaga ahli dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Irwasda Polda Kalteng, Kombes Pol Benone Jesaja Louhenapessy, yang sempat turun ke lokasi lahan PBS yang terbakar, mengatakan, ada proses dalam penetapan tersangka kebakaran lahan di PBS, salah satunya adalah ada keterangan ahli dari KLH terkait kebakaran lahan tersebut.

Polda Kalteng Selidiki 15 Korporasi yang Lahannya Terbakar, Bersama Tenaga Ahli Lakukan Olah TKP

Gempa Guncang Ambon, Seorang Ibu Meninggal Jatuh dari Motor Saat Selamatkan Diri

Akhir Pekan, Real Madrid Vs Atletico Madrid, Pasukan Los Blancos di Puncak Klasemen Liga Spanyol

"Kami menyelidiki penyebab lahan PBS yang terbakar tersebut," ujarnya.

Salah satunya lahan yang terbakar ada di Perusahaan Besar Swasta (PBS) PT Gawi Bahandep Sawit Mekar (GBSM) Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Kebakaran terjadi pada, 19-22 Agustus 2019 secara masif di sekitar konsesi GBSM , berhasil dipadamkan oleh GBSM bersama Muspika Seruyan Hilir dan masyarakat setempat.

Tim Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup sempat melakukan kunjungan ke GBSM pada tanggal 24-25 Agustus 2019 untuk melihat langsung area lahan terbakar yang berada di luar konsesi dan menyimpulkan tidak ada kebakaran di dalam konsesi.

Pada tanggal 9 September 2019, api yang lebih besar kembali muncul di area luar konsesi dan mendekat secara cepat. Perusahaan tersebut mengerahkan seluruh sumber daya untuk menanggulangi perluasan area kebakaran di luar konsesi tersebut.

Head of Sustainability PT GBSM, Rudy Prasetya mengatakan, pihaknya sudah melakukan pencegahan secara optimal dan sesuai prosedur, hingga pada tanggal 13 September 2019 tim GBSM tidak mampu mencegah loncatan sumber api yang bisa terbang sejauh sekitar 300 meter sehingga api mulai masuk di dalam area konsesi GBSM.

Halaman
12
Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved