Gara-gara Ditegur KPI, #SaveSpongeBob Trending di Twitter

KPI menilai program ini melanggar aturan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3-SPS) KPI tahun 2012.

Gara-gara Ditegur KPI, #SaveSpongeBob Trending di Twitter
via kompas.com
Tokoh utama kartun SpongeBob Squarepant, dari kiri ke kanan Mr Crab, Sandy, SpongeBob, Squidward Tentacles, Patrick Star. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Sebanyak 14 program televisi dan radio Indonesia, baru-baru ini mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Salah satu program televisi yang mendapatkan teguran adalah "Big Movie Family: The Spongebob Squarepants Movie" yang tayang di GTV pada tanggal 6 Agustus 2019.

Wakil Ketua KPI Pusat Mulyo Hadi Purnomo mengatakan, beberapa adegan dalam tayangan animasi Spongebob Squarepants tersebut mengandung unsur kekerasan.

KPI menilai program ini melanggar aturan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3-SPS) KPI tahun 2012.

Pemberian sanksi pada serial animasi asal Amerika karya Stephen Hillenburg ini sontak menjadi perbincangan hangat warganet.

Spongebob Buruk Untuk Anak Usia 4 Tahun

Kabut Asap Parah, Siswa Madrasah di Palangkaraya Libur Seminggu

Jelang Kedatangan Habib Umar Bin Hafidz, Masalah Kabut Asap Jadi Perhatian

Bahkan tagar #SaveSpongeBob menempati daftar trending topic di twitter Indonesia sejak Minggu (15/9/2019).

Hingga hari ini, Senin (16/9/2019), tagar tersebut telah digunakan lebih dari 16.000 kali dan menempati urutan kedua trending topic Twitter Indonesia.

Dalam unggahannya, warganet melontarkan beragam pernyataan bernada protes kepada KPI.

“Pak @KPI_Pusat yang terhormat, coba di evaluasi lagi itu acara sinetron yg ada di tv, itu lebih bermasalah lagi, adegan kelahi tiap hari, tawuran, balapan liar, pemalakan, cinta cintaan. Itu lebih parah daripada sebatas Spongebob,” tulis @ Nandagustiann.

“@KPI_Pusat boikot sinetron tidak mendidik!!! Sepertinya KPI masa kecil kurang Bahagia seperti hal saya selalu menonton Spongebob sampai sekarang ga kenapa-kenapa tuh sekarang saya sudah kuliah masih menikmati Spongebob,” tulis akun lain @juanruanda1.

Banyak juga komentar senada. Mereka mempertanyakan alasan KPI menegur memberi sanksi film kartun sementara program lain yang dirasa lebih riil dampaknya, tidak dipermasalahkan.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPI Pusat Mulyo Hadi Purnomo menjelaskan, adegan-adegan yang mengandung kekerasan dalam serial ini melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) Pasal 14 Ayat 2 tentang perlindungan kepada anak dan Pasal 21 Ayat 1 tentang penggolongan program siaran.

Tayangan itu juga melanggar Standar Program Siaran (SPS) Pasal 15 Ayat 1 tentang perlindungan anak-anak dan remaja dan Pasal 37 Ayat 4 Huruf A tentang klasifikasi R.

Mulyo berharap pemberian sanksi ini dapat menimbulkan efek jera dan membuat program televisi Indonesia lebih berkualitas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved