Kabar Kotim

Polres Kotim Kembali Bongkar Penjualan Obat Tanpa Izin Edar, IRT Diamankan

Selama ini, pelaku menjalankan bisnisnya di rumahnya di Jalan Suli Komplek Pebari No 234, RT 020 RW.008 Kelurahan MB Hulu Keca

Polres Kotim Kembali Bongkar Penjualan Obat Tanpa Izin Edar, IRT Diamankan
Polrs Kotim
Pelaku pengedar obat tanpa izin edar diamankan polisi bersama barang bukti. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Rustaniah alias Irus, seorang ibu rumah tangga  warga Jalan Suli Komplek Pepabari No 234 Sampit RT 020, RW 008 Kelurahan Mentawa Baru Hulu Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotim, Kalteng, hingga, Kamis (12/9/2019) masih menjalani proses hukum di Polres Kotim

Wanita ini, diproses hukum oleh polisi lantaran, mengedarkan atau menyediakan farmasi, obat tradisional termasuk jamu tanpa ijin edar sebanyak 59 jenis , yakni 3.835 pack, atau 23.783 bungkus 1.659 botol di rumahnya, sehingga diamankan polisi, karena membahayakan konsumen,karena menjual tanpa izin resmi.

Selama ini, pelaku menjalankan bisnisnya di rumahnya di Jalan Suli Komplek Pebari No 234, RT 020 RW.008 Kelurahan MB Hulu Kecamatan MB Ketapang Sampit Kabupaten Kotim, Kalteng.

Informsi dari Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Rommel, mengatakan, satuan Reserse Narkoba Polres Kotim, mendapatkan informasi dari warga terkait penjualan obat tanpa izin edar tersebut, kemudian dilakukan penyelidikan oleh petugas kepolisian, sehongga berhasil mengamankan pelaku.

Kejujuran Pisces Bukti Zodiak Hari Ini, Ramalan Zodiak Jumat 13 September 2019, Kerja Cancer Begini

Datangkan Jamu Tanpa Izin Edar, Warga Sampit Diamankan Polisi dari Bedakan

Visa Progresif Dihapus, Tapi Biaya Umroh Justru Naik 300 Real

Liga Italia - 170 Miliar Setahun di Inter Milan, Antonio Conte Pecahkan Rekor Gaji Pelatih Serie A

"Petugas kami menunjukkan surat perintah tugas disaksikan Ketua RT setempat, untuk melakukan penggeledahan didalam rumah yang ditempati pelaku , petugas menemukan 59 jenis obat-obatan termasuk obat tradisional berbagai macam merek dan barang bukti lainnya.Dia dan barbuk kami bawa ke Polres untuk proses hukum," ujarnya.

Polisi mengenakan undang-undang kesehatan terhadap tindakan pelaku yang mengedarkanbobat-obatan tanpa izin edar tersebut.

"Pasal yang disangkakan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 197 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan," ujar Rommel. (Tribunkalteng.com/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved