Romahurmuziy Didakwa Terima Suap Rp 91,4 Juta

Jaksa Tipikor Ariawan Agustiartono, mendakwa menerima suap Rp 91,4 juta dari mantan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik, Muafaq

Romahurmuziy Didakwa Terima Suap Rp 91,4 Juta
KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN
Sidang mantan Ketua Umum PPP sekaligus anggota DPR M Romahurmuziy atau Romy di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/9/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Sidang perdana kasus suap yang mendudukkan mantan Ketua Umum PPP sekaligus anggota DPR M Romahurmuziy atau Romy sebagai terdakwa, digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Jaksa Tipikor Ariawan Agustiartono, mendakwa menerima suap Rp 91,4 juta dari mantan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik, Muafaq Wirahadi.

"Terdakwa Muchammad Romahurmuziy selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sekaligus selaku Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan menerima uang seluruhnya sejumlah Rp 91,4 juta dari Muafaq Wirahadi," kata jaksa Ariawan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Menurut jaksa, pemberian uang itu ditujukan agar Romy secara langsung dan tidak langsung memengaruhi proses seleksi jabatan di Kemenag Jawa Timur agar Muafaq Wirahadi terpilih sebagai Kepala Kantor Kemenag Gresik.

OTT Suap Kasus Impor Gula, KPK Amankan Direktur PT Perkebunan Nusantara III dan Dolar Singapura

Alasan Elly Sugigi Mantap Berhijab, Saya Mau Istikomah

Bakar Lahan, Polisi Amankan Dua Pria Lansia di Kabupaten Kapuas

Pada awalnya, Muafaq mengetahui dirinya tak diusulkan sebagai Kepala Kantor Kemenag Gresik.

Kemudian, ia menemui Plt Kepala Kakanwil Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin dan meminta agar dirinya diusulkan sebagai Kepala Kantor Kemenag Gresik.

Ia juga menempuh upaya lain dengan menemui sepupu Romy bernama Abdul Rochim agar dikenalkan dengan Romy.

Pada pertengahan Oktober 2018, Romy bertemu dengan Muafaq di sebuah hotel di Surabaya. Di sana, Muafaq menyampaikan permohonan sebelumnya kepada Romy. Atas permohonan itu, Romy menyanggupinya.

Pada akhir Oktober 2018, Haris memerintahkan panitia seleksi menggelar rapat untuk mengubah komposisi usulan kandidat dan memasukkan nama Muafaq ke dalam daftar.

Revisi usulan kandidat itu kemudian dikirimkan ke Sekretaris Jenderal Kemenag.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved