Kabar Kapuas

Bakar Lahan, Polisi Amankan Dua Pria Lansia di Kabupaten Kapuas

MR (68) dan LY (89), masing-masing warga Kecamatan Kapuas Hilir dan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, kini harus berurusan dengan hukum.

Bakar Lahan, Polisi Amankan Dua Pria Lansia di Kabupaten Kapuas
Tribunkalteng.com/fadly SR
Rilis kasus karhutla yang disampaikan oleh Kabag Ops Polres Kapuas, AKP Iqbal Sengaji didampingi Kasat Reskrim AKP Sony Rizky Anugrah, Kapolsek Kapuas Hilir AKP Darwin dan Kapolsek Pulau Petak Iptu Daspin, Rabu (11/9/2019) siang. 

Dimulai dari MR yang mengaku membakar lahan karena rencananya mau ditanami pohon sengon di wilayah RT 06 Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir.

"Yang bersangkutan membakar lahan dengan korek api gas yang disulut ke sabut kelapa kering yang sudah disiapkan. Kemudian disulutkan ke tumpukan ranting dan dahan yang sudah kering hingga mengakibatkan terbakarnya lahan dengan luas sekitar satu hektare," bebernya.

Sejumlah barang bukti pun diamankan dari lokasi kejadian.

"Barang buktinya satu buah korek api gas merk 6.2000 warna merah dan satu dahan ranting pohon yang terbakar serta dua sabut kelapa," ujarnya.

Selanjutnya, disampaikan untuk pelaku LY yang juga membakar lahan dengan menggunakan korek api gas.

Lokasinya di Desa Sei Tatas RT 04 Kecamatan Pulau Petak Kabupaten Kapuas.

"Pelaku membuka lahan dengan cara membakar dengan menggunakan korek api atau mancis. Kemudian membakar daun- daun kering hingga api jadi dan mengakibatkan lahan terbakar seluas kurang lebih tiga hektare," paparnya.

Sejumlah barang bukti pun diamankan dari lokasi.

"Diantaranya satu korek api gas merk fortis warna hijau dan dua batang ranting yang sudah terbakar," jelasnya.

Kabag Ops juga menyampaikan sebelum upaya penindakan dilakukan, jauh-jauh hari hingga saat ini, Polres Kapuas dan Polsek Jajaran telah gencar sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara dibakar.

Jika masih saja ada yang melanggar, tentu tindakan tegas akan dilakukan pihak kepolisian, seperti kepada MR dan LY.

"Keduanya dikenakan pasal yang sama yakni Pasal 187 Ayat 1 KUHP atau Pasal 108 Jo Pasal 69 Ayat 1 Huruf H Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009, Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup," pungkasnya. (Tribunkalteng.com/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved