6 Perampok Bersenjata Santroni Rumah Warga, Korban Tewas Diberondong Tembakan

Menggunakan penutup wajah dan bersenjata api, sekelompok pria yang diduga perampok menyantroni rumah Pristiwanto (26).

6 Perampok Bersenjata Santroni Rumah Warga, Korban Tewas Diberondong Tembakan
net
Ilustrasi

TRIBUNKALTENG.COM, MUSI BANYUASIN - Menggunakan penutup wajah dan bersenjata api, sekelompok pria yang diduga perampok menyantroni rumah Pristiwanto (26).

Dalam keadaan tak berdaya, Pristiwanto yang ketika itu sedang berada di rumah kemudian dieksekusi dengan berondongan peluru oleh kawanan pelaku.

Dilansir dari Kompas.com, aksi perampokan sadis terjadi di Desa Cinta Damai Trans C1 Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel).

Aksi kawanan diduga perampok itu sempat terekam CCTV. Akibat kejadian tersebut, Pristiwanto (26) yang merupakan pemilik rumah tewas setelah diberondong tembakan oleh enam orang pelaku.

Perampokan Toko Emas di Magetan, Pelaku Terduga Teroris yang Cari Uang untuk Biayai Aksi Teror

Alasan Elly Sugigi Mantap Berhijab, Saya Mau Istikomah

Buron Tewas Tertembak di Angkinang HSS, Diduga Terlibat Curas di Kalteng

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Yudhi Markus Pinem ketika dikonfirmasi mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Selasa (10/6/2019) kemarin. 

Kronologi peristiwa

Enam pelaku datang ke rumah korban dengan mengendarai sepeda motor.

Mereka langsung mencoba masuk ke kediaman Priswanto dengan merusak kunci pagar.

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, korban pun sempat terbangun dan memergoki aksi para pelaku. 

Mengetahui aksinya tepergok, enam pelaku ini langsung memberondong tembakan ke arah Pristiwanto.

Korban pun langsung tewas ditempat setelah tertembak dibagian pinggang dan dada sebelah kiri.

"Hasil rekaman CCTV pelaku ada enam orang masuk ke rumah korban dengan menggunakan penutup wajah, diduga hendak merampok," kata Yudhi, Rabu (11/9/2019).

Perampok melarikan diri

Yudhi menjelaskan, dari rekaman CCTV yang didapat, para pelaku berbagi peran ketika melakukan aksi perampokan tersebut.

Ada yang menjaga di luar lokasi serta ada yang mengeksekusi korban.

Setelah korban tewas, enam pelaku itu langsung melarikan diri.

Sebab, suara letusan tembakan senjata api yang dikeluarkan para pelaku membuat warga sekitar berkumpul. 

"Lima pelaku membawa senjata api. Satu membawa sajam, sekarang kasus ini sedang diselidiki. Korban telah diotopsi dan jenazahnya sudah diserahkan kepada keluarga," ujarnya.

(Penulis Kontributor Palembang, Aji YK Putra/Kompas)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved