Ibu Kota Baru Pindah ke Kaltim, Memindah Masalah Jakarta ke Kalimantan?

Sebagian mendukung rencana tersebut, namun sebagian yang lain justru mempertanyakan proyek besar negara yang diproyeksikan akan menelan biaya Rp 466 t

Ibu Kota Baru Pindah ke Kaltim, Memindah Masalah Jakarta ke Kalimantan?
GOOGLE MAP
Wilayah Balikpapan dan Penajam Paser Utara dipisahkan oleh selat. 

TRIBUNKALTENG.COM - Pemerintah secara resmi mengumumkan rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur.

Namun rencana ini bukan tanpa reaksi. Beragam tanggapan muncul atas rencana Pemerintah memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Sebagian mendukung rencana tersebut, namun sebagian yang lain justru mempertanyakan proyek besar negara yang diproyeksikan akan menelan biaya Rp 466 triliun itu.

Salah satunya Manajer Kampanye Perkotaan dan Energi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia ( Walhi) Dwi Sawung.

Ia menilai upaya pemindahan ibu kota tak ubahnya memindahkan masalah yang ada di Jakarta ke tempat yang baru, yakni Kalimantan.

Zodiak Harian Aries, Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 29 Agustus 2019, Horoscop Harian Cancer Kacau

Download Lagu MP3 Via Vallen, Download Lagu Senorita Via Vallen, Download Lagu On My Way ala Dangdut

Cegah Spekulan Tanah, Pemerintah Akan Bekukan Sementara Jual Beli Lahan di Kaltim

Ini Sosok Andre, Anak yang Injak Kepala Ibunya, Tak Seperti Dipikirkan Banyak Orang

KaltengPedia - Dulu Kumuh, Demaga Flamboyan Palangkaraya Kini Jadi Tempat Wisata

Hal itu jika Pemerintah tidak memiliki konsep baru yang baik dan matang akan pemindahan pusat pemerintahan yang diperkirakan akan rampung pada tahun 2024.

“Iya diganti (sistem-sistem lamanya). Atau kalau enggak minta data kalau yang sistem manajemen ya, minta data yang kayak sekarang antar kementerian enggak ada terhubung, ya sama saja enggak ada bedanya,” ujar Dwi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (27/8/2019) sore.

Dwi menjelaskan, permasalahan lama yang ada di Jakarta sebagai ibu kota salah satunya terletak pada sistem pengelolaan limbah.

“Pengolahan limbah lah ya misalnya, Jakarta ini kan berantakan pengolahan limbahnya. Dari feses, dari cucian, itu kan harusnya terpisah. Di Jakarta, wah liar sudah kayak begini,” kata Dwi.

Jika permasalahan ini tidak segera dibenahi, maka masalah di Jakarta bukan tidak mungkin akan kembali terulang di Kalimantan.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved