Kabar Dunia

Tolak GoJek Masuk Negaranya, Pengusaha Malaysia Hina Indonesia dengan Sebutan Negara Miskin

Selain itu, dia menerangkan kehadiran startup yang didirikan Nadiem Makarim itu bakal meningkatkan jumlah kecelakaan sepeda motor dan memengaruhi kual

Tolak GoJek Masuk Negaranya, Pengusaha Malaysia Hina Indonesia dengan Sebutan Negara Miskin
Tribun Medan
Tolak GoJek Masuk negaranya, pengusaha Malaysia hina Indonesia dengan sebutan negara miskin 

TRIBUNKALTENG.COM - Transportasi online asal Indonesia, GoJek, medapat persetujuan beroperasi di Malaysia.

Dilansir dari Nikkei Asian Review, permohonan Gojek ini disetujui pada Rabu (21/08/2019).

Namun kehadiran GoJek di Malaysia mendapat penolakan dari beberapa pihak.

Pengusaha Big Blue Taxi, Shamsubahrin Ismail, hina Indonesia dengan sebutan negara miskin.

"Ini negara miskin, kita negara kaya. GoJek hanya untuk orang miskin seperti di Jakarta.

GoJek tak menjamin masa depan anak muda, merusak anak muda," ucap Shamsubahrin Ismail.

Padahal GoJek sudah beroperasi di beberapa negara di Asia Tenggara antara lain Singapura, Vietnam dan Thailand.

Sinopsis My Only One Episode 73 & 74, Live Streaming Trans TV Drakor My Only One Rabu (28/8/2019)

Download Lagu DJ Remix Full Bass, Download Lagu MP3 DJ Slow Full Album, DJ Opus, DJ Nanda Lia

Daftar Harga Handphone Samsung Galaxy, Harga Samsung Galaxy S10 Harga Agustus 2019 Mulai Rp 1 Jutaan

Sinopsis Film Lone Survivor, Live Streaming Bioskop Trans TV Malam Ini Ada Aksi Mark Wahlberg

Rich Brian Kangen Masakan Indonesia, Driver Gojek Ini Sampai Ngantar Makanan ke New York

Soal Hukuman Kebiri Kimia bagi Pemerkosa 9 Anak, Kejagung: Lihatlah dari Sisi Korban

Ibu Kota Baru Perlu 180 Ribu Hektare Lahan, Menteri Sofyan Djalil Janji Tekan Spekulan Tanah

Video pernyataan Shamsubahrin Ismail;

Beberapa menteri terkait sudah berbicara kepada wartawan mengenai rencana ini.

"Itu dibahas dalam rapat kabinet hari ini dan diberi lampu hijau.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved