Perampokan Toko Emas di Magetan, Pelaku Terduga Teroris yang Cari Uang untuk Biayai Aksi Teror

Selain itu, terduga teroris memanfaatkan momentum yang ada setiap bulannya, seperti hari peringatan atau hari besar lainnya.

Perampokan Toko Emas di Magetan, Pelaku Terduga Teroris yang Cari Uang untuk Biayai Aksi Teror
KOMPAS.com/Devina Halim
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Berbagai upaya dilakukan teroris untuk mencari dana dalam membiaya aksi serangan teror. Salah satunya seperti kasus perampokan toko emas di Magetan, Jawa Timur oleh terduga teroris YT.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa terduga teroris melakukan kejahatan lainnya untuk mencari pembiayaan bagi serangan mereka.

Ia mencontohkan terduga teroris YT alias Nukud yang merupakan anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

YT diduga teroris merampok Toko Emas Morodadi di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (24/8/2019).

Zodiak Harian Cancer, Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 28 Agustus 2019, Horoskop Harian Pisces Prajurit

Download Lagu DJ Remix Full Bass, Download Lagu MP3 DJ Slow Full Album, DJ Opus, DJ Nanda Lia

Perampok Toko Mas Beraksi Bawa Pistol dan Bom, Setelah Dibekuk Warga Ternyata . . .

Ikuti 5 Urutan Penggunaan Skin Care yang Tepat Demi Hasil Optimal, Ada Serum dan Pelembab

Dua Jenazah dalam Mobil Terbakar Itu Ayah dan Anak, Terungkap Otak Pelaku Pembunuhan

"Kelompok tersebut melakukan tindakan kejahatan lainnya, seperti pencurian dengan kekerasan toko emas, perampokan, dalam rangka untuk mencari dana, membeli peralatan bom dan alat-alat lain yang bisa digunakan untuk melakukan serangan," ujar Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019).

Dari aksinya tersebut, YT berhasil membawa 3 gelang emas, 5 cincin emas, dan uang tunai sebesar Rp 10 juta. Barang-barang tersebut langsung disita polisi.

Dedi juga menyampaikan, aparat kepolisian tetap menjadi target serangan dari para terduga teroris.

Selain itu, terduga teroris memanfaatkan momentum yang ada setiap bulannya, seperti hari peringatan atau hari besar lainnya.

"Tetap amaliyahnya, sasaran utama Polri, kemudian memanfaatkan momentum yang ada di tiap-tiap bulan," kata dia. 

YT diamankan telah merampok di Magetan, Jawa Timur, Sabtu kemarin.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved