Ibu Kota RI

Lokasi Ibu Kota RI Pindah ke Penajam Paser Utara & Kutai Kartanegara Kalimantan Timur, Bukan Kalteng

Ibu Kota RI Pindah ke Penajam Paser Utara Kalimantan Timur dan Kuta Kartanegara Diumumkan Presiden Jokowi, Bukan Kalteng

Lokasi Ibu Kota RI Pindah ke Penajam Paser Utara & Kutai Kartanegara Kalimantan Timur, Bukan Kalteng
Istimewa/Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo,saat melakukan kunjungan ke Kalimantan termasuk ke Palangkaraya untuk kunjungan kerja melihat lokasi rencana pemindahan Ibu Kota Pemerintahan RI ke luar Jawa. 

Hal ini disebabkan karena area di dekat PPU memiliki bandara serta pelabuhan internasional.

Satu wilayah lain yang juga berpotensi kuat menjadi ibu kota baru Indonesia adalah Penajam Paser Utara (PPU).

Bupati PPU, Abdul Gafur optimis wilayahnya akan terpilih menjadi ibu kota negara.

Hal ini disebabkan karena area di dekat PPU memiliki bandara serta pelabuhan internasional.

Mengutip dari Tribun Kaltim, Kabupaten Penajam Paser Utara berada di lokasi yang sangat strategis sebagai gerbang transportasi laut dan darat menuju Provinsi Kalimantan Selatan.

PPU juga menjadi jalur pergerakan barang dan jasa lintas provinsi.

Luas wilayahnya yakni 3.333,06 kilometer persegi meliputi wilayah daratan seluas 3.060.82 kilometer persegi dan wilayah lautan seluas 272.24 kilometer persegi.

Wilayah ini didominasi oleh perbukitan dan dataran di wilayah bagian barat.

Pertumbuhan penduduk di wilayah ini juga relatif kecil dari tahun ke tahun.

Rata-rata pertumbuhan penduduk per tahun sebesar 2,79 persen.

Masih mengutip dari sumber yang sama, rata-rata hujan di kabupaten PPU adalah 10 hari per bulan dengan curah hujan rata-rata sebesar 230 mm per bulan.

Lalu, bagaimana profil Kabupaten Penajam Paser Utara, sebagai salah satu calon lokasi ibu kota baru dari Negara Kesatuan Republik Indonesia?

Secara administratif, Kabupaten Penajam Paser Utara terletak Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya di antara Kabupaten Pasir, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Kertanegara, dan Kota Balikpapan.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik tahun 2018, Kabupaten yang dipimpin oleh Bupati Abdul Gafur Mas’ud ini memiliki wilayah seluas 3.333,06 kilometer persegi, terdiri dari 3.060,82 km persegi wilayah daratan, dan 272,24 km persegi wilayah lautan.

Kabupaten ini terdiri dari 4 kecamatan yakni Babulu, Waru, Penajam, dan Sepaku dengan jumlah penduduk sebanyak 157.711 jiwa, dengan dominasi penduduk laki-laki sejumlah 82.431 jiwa.

Mayoritas dari penduduknya beragama Islam, sebagian yang lain adalah Katolik dan Kristen.

Mereka bekerja di berbagai bidang, seperti pertanian, konstruksi, dan perdagangan.

Untuk kondisi infrastruktur jalan sebagai pendukung transportasi darat di sana, berdasarkan data BPS tahun 2017 sebagian besar masih berupa kerikil.

Sementara jalan yang berupa aspal jumlahnya lebih sedikit.

Sebelum diumumkan secara resmi, lokasi ibu kota baru sudah banyak menimbulkan spekulasi, masyarakat banyak menyebut nama-nama daerah di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur sebagai jawabannya.

Sebelumnya, Jokowi sempat mengunjungi satu lokasi di Kaltim bernama Bukit Soeharto.

Lokasi tersebut digadang-gadang akan menjadi ibu kota baru bagi Indonesia.

Bappenas sempat menyebut Bukit Soeharto merupakan lokasi yang tepat untuk ibu kota baru.

Namun, Bukit Soeharto kemudian dicoret dari daftar kandidat calon ibu kota RI.

Hal ini disampaikan oleh Kepal Bappenas, Bambang Permadi Soemantro Brodjonegoro di Balikpapan, Selasa (20/8/2019).

Bukit Soeharto merupakan hutan lindung.

"Ini Bukit Soeharto kan hutan lindung," ungkapnya, dikutip dari Tribun Kaltim.

Hal senada juga diungkapkan oleh Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor.

Isran mengatakan, ibu kota baru akan berada di kawasan pinggiran.

Kemungkinan akan ada dua wilayah yang dijadikan sasaran.

Pertama sisi timur Bukit Soeharto mengarah ke pantai di wilayah Samboja Kutai Kertanegara.

Kedua yakni sisi barat Bukit Soeharto mengarah ke Penajam Paser Utara (PPU).

Namun, Isran tetap enggan membocorkan di mana lokasi spesifiknya.

"Kalau ada yang bermain jadi tuan takur silakan. Selamat rugi. Apakah di sekitar Bukit Soeharto atau di PPU."

"Saya tidak sampaikan itu karena ada sesuatu yang tidak boleh disampaikan peta," ungkap Isran Noor saat dialog bersama Bappenas dan kepala daerah se-Kaltim di Hotel Swiss Bell, Balikpapan, Rabu (21/8/2019), dikutip dari Kompas.com.

Artikel di atas telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lokasi Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur, Ini Profil Penajam Paser Utara"

(Tribunnews.com/Anugerah Tesa Aulia/Miftah, Tribun Jabar/Yongky Yulius, Tribun Kaltim/Doan Pardede, Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mengenal Penajam Paser Utara, Lokasi Baru Ibu Kota RI yang Baru Saja Diumumkan Jokowi

Editor: Royan Naimi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved