Liga 1 2019

Kalah 2-3 di Kandang Kalteng Putra, Bhayangkara Akan Laporkan Wasit ke PSSI

Pil pahit kekalahan dalam pertandingan melawan Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya, Minggu (25/8/2019), harus ditelan Bhayangkara FC.

Kalah 2-3 di Kandang Kalteng Putra, Bhayangkara Akan Laporkan Wasit ke PSSI
MEDIA BHAYANGKARA FC
Manajer Bhayangkara FC, Sumardji melancarkan protes seusai timnya dikalahkan Kalteng Putra, Minggu (25/8/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM - Pil pahit kekalahan dalam pertandingan melawan Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya, Minggu (25/8/2019), harus ditelan Bhayangkara FC.

Dalam laga itu, The Guardian kalah dengan skor akhir 2-3 atas Laskar Isen Mulang yang menjadi tuan rumah.

Namun Manajer Bhayangkara FC, Sumardji menyorot kepemimpinan wasit Darma Santoso Gulo pada laga kontra tuan rumah Kalteng Putra saat partai pekan ke-16 Liga 1 2019.

Sumardji menganggap bahwa kekalahan Bhayangkara FC ini merupakan imbas dari ketidaktegasan wasit dalam memimpin laga.

Sang pengadil dinilainya kerap mengambil keputusan yang merugikan timnya.

"Pertandingan sore hari ini saya lihat wasitnya tidak kualitas dan mohon maaf tidak layak untuk memimpin sebuah pertandingan Liga 1," kata Sumardi seusai laga.

Lagi, Ganda Putra Raih Juara di Final Kejuaraan Dunia BWF 2019, Berikut Hasil Lengkapnya

Atalanta, Torino, dan Lazio Menang, AC Milan Kalah, Berikut Hasil Lengkap Laga Serie A Liga Italia

Bahan Bakar B30 Bakal diterapkan, Jakarta Akan Hapus Penggunaan Premium dan Pertalite?

"Ini sangat berbahaya untuk keberlangsungan sepak bola Indonesia. Selama ini saya diam saya tidak pernah protes dan sebagainya."

"Kelihatan sekali, wasit ditekan sama suporter, ditekan sama pemain, takut ambil keputusan. Keputusannya sangat jelas kelihatan sekali menguntungkan tuan rumah itu tidak baik," katanya lagi.

Dia menilai bahwa ada beberapa momen dimana pemain dari timnya dilanggar, tetapi wasit memilih membiarkannya.

Sumardji pun akan melaporkan kepemimpinan wasit tersebut kepada PSSI agar melakukan pembenahan terhadap kualitas pemimpin pertandingan.

"PSSI harus buka mata, buka hati, buka telinga, dan tidak boleh dibiarkan seperti itu, tidak akan maju sepak bola kita, tidak akan maju timnas kita kalau masih seperti ini," tutur Sumardji.

"Yang pasti, saya akan buat surat protes ke PSSI sebagai bentuk pertanggungjawaban kami terhadap apa yang sudah dilakukan oleh perangkat pertandingan, wasit dan perangkatnya," ucapnya.

Ini merupakan kegagalan The Guardian meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan sejak terakhir kali menang melawan tuan rumah Semen Padang pada pertengahan Juli 2019.

Atas hasil ini, Anderson Salles Cs pun terlempar ke posisi ke-10 meski sempat menembus tiga besar pada awal musim Liga 1 2019.

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved