Pencarian Penumpang KM Santika Nusantara Terbakar di Perairan Masalembu, 295 Orang Dievakuasi

Tim ini terdiri dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Basarnas, Polair dibantu kapal-kapal tradisional

Pencarian Penumpang KM Santika Nusantara Terbakar di Perairan Masalembu, 295 Orang Dievakuasi
surya.co.id/istimewa
KM Santika Nusantara tujuan Surabaya-Balikpapan terbakar di Perairan Masalembu, Madura, Kamis (22/8/2019), sekitar pukul 20.45 wib. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Proses penyisiran di lokasi kejadian terbakarnya kapal KM Santika Nusantara di Perairan Masalembu, Sabtu (24/8/2019), kembali dilanjutkan Tim Badan Pencarian dan Pertolongan (SAR) terpadu.

Tim ini terdiri dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Basarnas, Polair dibantu kapal-kapal tradisional dan nelayan.

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad mengatakan, KM Santika Nusantara milik PT Jembatan Nusantara terbakar pada Kamis (22/8/2019).

"Sekitar pukul 20.45 WIB Petugas Jaga Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak menerima laporan kapal kebakaran dari perusahaan pelayaran bahwa KM Santika Nusantara mengalami kebakaran di buritan kapal (car deck) pada posisi koordinat 05,736 LS, 114,368 BT," kata Ahmad dalam keterangannya, Sabtu (24/8/2019).

BREAKING NEWS: Bawa 111 Penumpang, KM Santika Nusantara Tujuan Balikpapan Terbakar

Tujuh Nama Mencuat Sebagai Kandidat Ketua ISNU Kalteng, Begini Teknis Pemilihannya

Kalteng Melarang, BKSDA Kalsel Batasi Pengiriman Bajakah Maksimal 2 Kilogram dalam Setahun

Dia menjelaskan, kemudian Perwira Jaga berkoordinasi dengan Stasiun Vessel Traffic Service (VTS) Surabaya untuk menyebarkan informasi agar kapal-kapal yang berada di sekitar Pulau Masalembo memberikan pertolongan.

Setelah dilakukan koordinasi dengan Basarnas, Unit Penyelenggara Teknis (UPP) Kelas III Masalembo dan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Perak untuk memberikan pertolongan.

"Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak juga berkoordinasi dengan PT. Dharma Lautan Utama agar memerintahkan KM. Dharma Ferry VII merapat ke lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan dan bantuan serta koordinasi dengan nakhoda kapal yang berada di sekitar kejadian," ujarnya.

Dia menambahkan, ada beberapa kapal yang melintas di lokasi tersebut, seperti KM. Dobonsolo, KM. Sinabung, KM. Swarna Bahtera, KM. Gading Nusantara dan KM. Mila Utama. Mereka juga diminta untuk membantu evakuasi para penumpang kapal KM. Santika Nusantara.

"Kami juga mengerahkan kapal patroli KPLP KNP. Chundamani Pangkalan PLP Surabaya serta KN. SAR Laksmana Kantor SAR Banjarmasin juga turut dikerahkan ke lokasi kejadian," tambahnya.

Selain itu, evakuasi para penumpang kapal juga dibantu oleh kapal-kapal tradisional dan juga kapal nelayan setempat.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved