Hasil Gelar Perkara Polisi, 10 Orang Jadi Tersangka Kerusuhan di Timika Papua

Dalam kesimpulannya, dari 34 orang yang sebelumnya akan menjalani proses hukum lanjutan, hanya tersisa 10 orang yang kini ditetapkan tersangka.

Hasil Gelar Perkara Polisi, 10 Orang Jadi Tersangka Kerusuhan di Timika Papua
KONTRIBUTOR KOMPAS TV TIMIKA/IRSUL PANCA ADITRA
Puluhan orang diamankan Kepolisian Resor Mimika, Papua, pasca rusuh yang terjadi, pada Rabu (21/8/2019) siang. 

TRIBUNKALTENG.COM, TIMIKA - Gelar perkara kasus anarkistis yang dilakukan massa pada aksi demo tolak rasisme di Kantor DPRD Mimika, pada Rabu (22/8/2019) lalu, dilakukan Penyidik Satreskrim Polres Mimika dibantu penyidik Ditreskrimum Polda Papua.

Dalam kesimpulannya, dari 34 orang yang sebelumnya akan menjalani proses hukum lanjutan, hanya tersisa 10 orang yang kini ditetapkan tersangka.

Satu dari 10 tersangka ini, dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, karena kedapatan membawa senjata tajam.

Sedangkan sembilan tersangka lainnya, terbukti melakukan aksi anarkistis di empat tempat berbeda yakni, di Kantor DPRD, Kantor BNNK, Hotel Grand Mozza dan Kios Subur Jaya.

Semua lokasi ini berada di Jalan Cenderawasih, Kota Timika.

Sesudah Chelsea, Laga Liverpool Vs Arsenal Malam Ini di Jadwal Liga Inggris Pekan Ketiga

Zodiak Cinta Hari Ini Sabtu 24 Agustus 2019: Virgo Hadapi Hal Tak Biasa, Leo Lagi Dimanfaatkan

Tujuh Nama Mencuat Sebagai Kandidat Ketua ISNU Kalteng, Begini Teknis Pemilihannya

"Sembilan pelaku perusakan dan penjarahan dikenakan pasal 170 dan 363 KUHP, dengan ancaman pidana penjara lima tahun," kata Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP I Gusti Agung Ananta, Jumat (24/8/2019).

Gelar perkara

Dijelaskan Agung, awalnya pihaknya menetapkan 34 orang tersangka, namun setelah dilakukan gelar perkara, serta didukung dengan alat bukti berupa rekaman CCTV sehingga hanya ditetapkan 10 tersangka.

10 tersangka ini yakni, RW, MS, RK alias JK, UJ, ED, TM, MG, JG, TW, dan MW.

“Dari hasil gelar perkara yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Mimika dan dibantu penyidik Ditreskrimum Polda Papua, kami menetapkan 10 orang tersangka. Sementara yang lainnya kami pulangkan,” tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved