Bisnis dan Ekonomi

Lewat Jembatan Pulau Telo Kapuas, Angkutan Sembako Bisa Ditoleransi Hingga 50 Persen

esuai aturan angkutan jalan umum, ada ketentuan yang membolehkan armada angkutan sembako melebihkan sembako yang diangkut lebih 50 persen dari tonase

Lewat Jembatan Pulau Telo Kapuas, Angkutan Sembako Bisa Ditoleransi Hingga 50 Persen
Tribunkalteng.com/jumadi
Ilustrasi - Beberapa pekerja tampak mempersiapkan alat untuk melakukan pembongkaran lantai jembatan Pulau Telo, Kapuas. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kekhawatiran sejumlah kalangan pasokan sembako dari Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah dilarang lebih dari delapan ton ditanggapi Dinas Perhubungan Kalteng.

Adanya informasi larangan bagi truk pengangkut sembako lewat Jembatan Pulau Telo Kapuas, jika angkutan sembako melebihi delapan ton, selayaknya masih bisa ditoleransi hingga 50 persen sesuai dengan ketentuan khusus angkutan sembako.

Meskipun kabar dari para sopir, saat perbaikan Jembatan Pulau Telo, tersebut angkutan barang diperketat tonase angkutannya, namun hingga, Jumat (23/8/2019) stok beras dan sembako yang ada di Palangkaraya masih aman, belum ada kekurangan stok sembako.

Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan Kalteng, Kerri N Antang, menegaskan, sesuai aturan angkutan jalan umum, ada ketentuan yang membolehkan armada angkutan sembako melebihkan sembako yang diangkut lebih 50 persen dari tonase angkutan barang yang ditentukan.

Truk Sembako Kena Pungli di Pulau Telo Kapuas Ikut Picu Harga Cabai Melambung di Palangkaraya

Fajar/Rian Ikuti Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan ke Babak Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2019

Hari Ini Panglima TNI, Kapolri, dan Menteri LH Dijadwalkan ke Palangkaraya, Ini Agendanya

"Ini khusus angkutan sembako, masih bisa ditoleransi, misalnya kemampuan jalan batas maksimalnya hanya boleh lewat jembatan atau jalan delapan ton, boleh saja dilebihkan atau diberikan dispensasi 50 persennya, ini ada aturannya," ujarnya.

Namun begitu sebut dia, untuk pengawasan jembatan timbang di Kabupaten Kapuas, ditangani oleh Balai dari Kementerian Perhubungan.

"Saat ini di Jembatan Timbang Kapuas dibenahi dengan membangun gudang, jadi jika ada angkutan barang yamg lewat melebihi kemampuan jalan dan toleransi angkutan sembako sebagian diturunkan dan dititipkan di gudang yang saat ini masih dibangun," ujarnya.

(Tribunkalteng.com / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved