Kabar Unik

Ditulis pada 1969, Pria Ini Nangis Setelah Baca Pesan dalam Botol yang Ditulisnya

Sebuah botol berwarna hijau, yang telah terabaikan dalam waktu lama,dan terombang-ambing di lautan kondisinya masih utuh.

intisari online
Surat dalam botol yang ditemukan oleh Tyler Ivanoff 

TRIBUNKALTENG.COM - Seorang pria dari Alaska Tyler Ivanoff yang sedang mencari kayu bakar dikejutkan dengan temuan tidak biasa.

Sebuah botol berwarna hijau, yang telah terabaikan dalam waktu lama,dan terombang-ambing di lautan kondisinya masih utuh.

Mengutip Harian Metro, pada Senin (19/8/19), bau alkohol tua yang begitu menyengat, tercium ketika botol itu dibuka.

Menariknya, ada sepucuk surat yang konon tersembunyi disana dalam waktu lebih dari 3 dekade.

Jadwal Pendaftaran CPNS 2019, Dibuka Pendaftaran Calon CPNS Bulan Oktober 2019 Juga PPPK 2019

Tak Disangka, Tinggalkan Botol Air Dalam Mobil Bisa Picu Kebakaran! Begini Penjelasannya

Dua Jaksa Terjaring OTT KPK Jadi Tersangka, Gegara Suap Proyek Rehabilitasi Saluran Air Hujan

Download Lagu Nella Kharisma dan Dangdut Koplo, Link Download Lagu di Sini

"Ketika saya menemukan botol itu, saya menggunakan obeng untuk mengeluarkan pesan," katanya.

"Anak-anak saya sangat bersemangat, mereka mengira itu adalah peta harta karun dari kapal bajak laut," tambahnya.

Kemudian Ivanoff membagikan temuannya tersebut di Facebook, di mana para pembicara Rusia juga mengetahui temuan itu.

Kemudian, karena surat tersebut berbahas Rusia mereka menerjemahkan pesan tersebut rupanya beginilah isi pesan itu.

Surat tersebut diketahui berasal dari Perang Dingin tertanggal 20 Juni 1969.

Menurut Nome Nugget, bunyinya begini, "Salam tulus! Dari kapal induk Far East Russia, VRXF Sulak. Saya menyambut Anda yang menemukan botol ini dan meminta Anda merespon alamat Vladivostok-43 BRXF Sulak pada seluruh kru."

"Kami berharap, kesehatan Anda baik dan tahun-tahun panjang kehidupan dan berlayar bahagia, 20 Juni 1969."

Usai temuan botol oleh Ivanoff itu di Shishmaref, sekitar 600 mil di barat laut Anchorage, wartawan dari jaringan media Rusia milik negara Rusia-1 melacak penulisnya.

Menurut laporan, penulis aslinya adalah kapten Anatolii Prokofievich Botsanenko, lapor KTU.

Namun, setelah bertemu penulisnya ragu apakah botol tersebut benar-benar surat yang ditulisnya sebelum dia melihat tanda tangan di bawahnya.

Rupanya benar saja, itu adalah milik Botsanenko, pesan itu dikirim pada 36 tahun lalu saat dia berada di Sulak, hal itu membuatnya terharu mengingat kenangannya dulu.

Dia juga sampai meneteskan air mata ketika reporter televisi Rusia mengatakan padanya bahwa Sulak telah dijual untuk memo pada tahun 1990-an.

Karena penemuan surat itu, membuat Botsanenko bernostalgia dengan kapal Sulak, dia menunjukkan pada wartawan beberapa suvenir di kapal termasuk tanda tangan istri dari mata-mata Rusia dan botol alkohol dari Jepang. (Intisari Online)

Artikel ini sudah tayang di Intisari Online

Artikel ini juga telah tayang di tribunlampung.co.id

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved