Breaking News:

Video Viral

VIDEO VIRAL Perwira Polisi Pukul Anggota TNI Cuma Prank, Dilakukan di Aceh Saat Upacara HUT Ke 74 RI

VIDEO VIRAL Baku Pukul Polisi dengan TNI Ternyata Prank, Dilakukan di Aceh Saat Upacara HUT Ke 74 RI

capture video viral via serambinews.com
VIDEO VIRAL Baku Pukul Polisi dengan TNI Ternyata Prank, Dilakukan di Aceh Saat Upacara HUT Ke 74 RI 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TAKENGON - VIDEO VIRAL Baku Pukul Polisi dengan TNI Ternyata Prank, Dilakukan di Aceh Saat Upacara HUT Ke 74 RI.

Pada hari ini beredar video viral di media sosial, baku pukul antara polisi dengan TNI.

Video viral itu menyebar luas, bahkan ada yang diakui terjadi di provisi A tapi ada yang menyebut di provinsi B.

Terbaru video Viral polisi berkelahi dnegan TNI itu disebutkan terjadi di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Pesan yang disertai video dan beredar via Whatsapp ini diberi judul “Arogansi seorang Kapolsek Ende” “Ini kejadian yang tidak pantas dilakukan di depan publik di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, ketika para anggota akan melaksanakan upacara (apel).

Zodiak Hari ini Cancer, Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu (21/8/2019) Luka Taurus Sembuh Oleh Pisces?

Rumah di Jalan Murjani Palangkaraya Kalteng Digerebek Polisi, Ditemukan 7 Paket Sabu

Download Lagu DJ Tiktok Populer, Download Lagu MP3 Sungguhku Merasa Resah, Disana Menanti Disini

Aksi Massa di Sorong, Gas Air Mata Polisi Dibalas Lemparan Batu, Dua Kios Dibakar

Bayi Aneh saat Lahir Dalam Kantung Ketuban, setelah Besar Kondisinya Jadi Begini

Sebagai Irup dia bertanya-tanya kepada para anggotanya, tapi sambil marah-marah dan tiba-tiba menempeleng bahkan menendang anak buahnya seorang anggota Polsek tersebut dan termasuk salah satunya anggota TNI dari Koramil setempat.

Tak lama kemudian seorang Danramil menghampiri Kapolsek itu lalu tak ayal meninjunya, karena tidak terima anak buahnya anggota TNI ditempeleng dan ditendang.”

Fakta Sebetulnya

Informasi dihimpun Serambinews.com, peristiwa tersebut terjadi setelah peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia (RI) di Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh Sabtu (17/8/2019) lalu.

Dan ini adalah video prank (gurauan) yang sengaja dilakukan untuk memberi kejutan bagi peserta upacara.

Informasi dihimpun Serambinews.com, perselisihan itu merupakan skenario yang sudah disepakati antara personel polisi serta anggota TNI yang bertugas di Atu Lintang, untuk memberi kejutan bagi Camat Atu Lintang, Hermansyah serta anggota Paskibraka yang baru selesai mengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan.

Namun, video yang utuhnya berdurasi sekitar lima menit itu dipotong hingga terkesan benar-benar terjadi perselisihan dan perkelahian antara anggota Polri dan TNI.

Padahal aslinya, video itu diakhiri dengan aksi kegembiraan semua peserta upacara.

Video yang telah dipotong itu dengan cepat menyebar, bahkan menjadi viral di media sosial.

Dalam video itu, Kapolsubsektor Atu Lintang, Ipda Feri, seolah sedang memarahi pelatih paskibraka Kopda Juliadi serta seorang anggota Polsubsektor, Bripda Arami Rudi Ara.

Dalam skenarionya, Ipda Feri, merasa kecewa terhadap pelaksanaan Paskibraka di Atu Lintang, sehingga menuangkan kekesalannya dengan cara memarahi pelatih Paskibraka.

Dalam video tersebut, sempat terjadi kekerasan fisik yang skenarionya memang sudah sejak awal disepakati kedua belah pihak.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Hairajadi kepada Serambinews.com, Selasa (20/8/2019) membenarkan, bahwa video keributan antara personel polisi dan TNI di Atu Lintang merupakan video prank.

“Hari ini, kami menyampaikan klarifikasi bahwa video tersebut, hanya gurauan atau prank yang skenarionya sudah diatur sejak awal,” kata Hairajadi.

Disebutkan, keributan yang terjadi tersebut, hanya bertujuan untuk memberikan kejutan atau surprise kepada Camat Atu Lintang, Hermansyah yang sedang berulang tahun.

“Aksi itu, hanya sekedar main-main atau hiburan. Kan kita bisa lihat dan dengar, setelah terjadi keributan terdengar suara musik dengan lagu selamat ulang tahun,” sebutnya.

Makanya, lanjut Kapolres Aceh Tengah ini, pihaknya merasa perlu menyampaikan klarifikasi terkait dengan video tersebut, agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Apalagi, bila video disebarkan tidak sampai tuntas sehingga berpotensi memunculkan persepsi tidak baik di masyarakat.

“Kami tegaskan kembali, bahwa itu bukan keributan sebenarnya. Hanya sebatas prank,” lanjut Hairajadi.

Hal senada disampaikan oleh Dandim 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf Hendry Widodo.

Menurutnya aksi tersebut, merupakan hanya sebatas gurauan atau prank yang sudah disepakati di awal.

Tetapi bisa berpontesi menimbulkan masalah, jika penyebaran video tidak ditayangkan secara lengkap.

“Intinya, kegiatan ini hanya untuk memberi kejutan kepada pak camat, seperti apa yang sudah disampaikan Bapak Kapolres, bahwa kejadian ini, hanya sebatas gurauan atau prank. Tapi, kami perlu meluruskan, agar tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu dengan cara menyebarkan video sepotong-sepotong,” tegas Hendry Widodo.

Camat Atu Lintang, Hermansyah ketika dimintai tanggapannya menyebutkan, keributan yang terjadi antara personel TNI dan polisi, hanya sebatas aksi drama yang sudah diatur skenarionya dengan tujuan untuk memberikan hiburan.

“Bisa dibilang, hiburan untuk melepaskan lelah, setelah satu bulan lebih latihan mempersiapkan upacara peringatan ke- 74 HUT RI. Jadi, dibuat drama seperti ini,” kata Hermansyah.

Hermansyah mengharapkan, agar video prank tersebut, tidak digunakan untuk hal-hal negatif karena awal dibuatnya video itu, hanya sebatas untuk hiburan atau gurauan yang dilakukan oleh anggota polisi dan polisi.

“Mudah-mudahan, masalah ini, bisa segera selesai karena keributan yang terjadi memang hanya sebatas prank. Di sisi lain, kami mengaspresiasi kerja keras semua pihak dalam menyukseskan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kecamatan Atu Lintang,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Viral Video Perselisihan Polisi dan TNI Saat Upacara HUT Ke 74 RI, Begini Fakta Sebenarnya

Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved