Kisah Inspiratif

Pinjam Sepatu Robek Ketika Seleksi, Anak Yatim dari Keluarga Miskin Jadi Paskibraka Nasional

Namun setelah melalui perjalanan dan perjuangan yang cukup panjang, Muhamat Asraf berhasil membuktikan kemampuannya.

Pinjam Sepatu Robek Ketika Seleksi, Anak Yatim dari Keluarga Miskin Jadi Paskibraka Nasional
KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTO
Ibunda Asraf, Atik, berdiri di depan rumahnya yang sudah dibedah pemerintah. 

TRIBUNKALTENG.COM, PEKANBARU - Untuk menjadi salah satu pengibar bendera merah putih di upacara hari kemerdekaan, bukan suatu hal yang mudah. Apalagi pada peringatan HUT Kemerdekaan di Istana Negara

Namun setelah melalui perjalanan dan perjuangan yang cukup panjang, Muhamat Asraf berhasil membuktikan kemampuannya.

Seorang anak yatim miskin dari sebuah desa di Kabupaten Kampar, Asraf sukses menjadi satu Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang mewakili Provinsi Riau di tingkat nasional.

Asraf akan menjadi salah satu pengibar sang merah putih pada Upacara Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia (HUT RI) di Istana Negara pada Sabtu (17/8/2019) nanti.

Chemistry Libra & Virgo ke Cancer, Zodiak Cinta Besok Sabtu 17 Agustus 2019 Spirit Merdeka Capricorn

Download Lagu Senorita, Download Lagu MP3 Senorita Shawn Mendes, Download Lagu Senorita Via Vallen

Calon Anggota Paskibra Hilang, Keluarga Pajang Poster Wajahnya di Tiang Listrik

Download Lagu Sheila On 7 Hari Bersamanya, Download Lagu MP3 Soundtrack Cinta Anak Muda SCTV

Heboh Video Mesum di Garut, Direkam Saat Masih Jadi Pasutri, Dua Pria Pelaku Masih Diburu

Asraf tinggal bersama ibunya di Desa Bina Baru, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar.

Pemuda kelahiran tahun 2002 itu anak bungsu dari tiga bersaudara. Saat ini ia duduk di bangku kelas 2 di SMAN 1 Kampar Kiri Tengah.

Ibu Asraf bernama Atik mengaku tidak menyangka anaknya bisa lolos menjadi Paskibraka nasional. Saat ini anaknya sudah berada di Jakarta.

"Alhamdulillah, saya bangga sekali. Sungguh saya tidak menyangka Asraf bisa lolos ke tingkat pusat," ucap Atik saat diwawancarai wartawan di rumahnya, di Desa Bina Baru, Rabu (14/8/2019).

Atik yang bekerja serabutan ini, mengaku mendukung penuh anaknya untuk ikut Paskibraka. Mulai dari seleksi dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, provinsi dan nasional.

"Saya bilang ke dia, kalau memang mau jadi anggota Paskibraka, berlatihlah dengan tekun dan sungguh-sungguh," kata Atik.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved