Kabar Kotim

Kesusahan Warga Kecamatan Seranau Kotim Bangun Rumah Permanen, Belum Ada Jembatan Penyeberangan

Kesusahan Warga Seranau Kotim Bangun Rumah Permanen, Belum Ada Jembatan Penyeberangan

Kesusahan Warga Kecamatan Seranau Kotim Bangun Rumah Permanen, Belum Ada Jembatan Penyeberangan
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Ferry di Sampit, Kotim, Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Kesusahan Warga Seranau Kotim Bangun Rumah Permanen, Belum Ada Jembatan Penyeberangan.

Ribuan warga yang tinggal di Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, hingga, Jumat (16/8/2019) masih menggunakan perahu penyeberangan atau kapal feri, untuk bepergian ke Kota Sampit.

Pantauan di Dermaga Penyeberangan samping Pelabuhan Sampit, puluhan warga Kecamatan Seranau usai berurusan dan membeli barang di Kecamatan Kota Sampit pulang ke rumahnya di Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau.

Sebelumnya warga Seberang ini, menunggu antrean untuk naik ke dermaga termasuk menempatkan sepeda motor ke atas kapal feri penyeberangan, dengan membayar uang Rp5000 perorang kepada motoris kapal feri penyeberangan tersebut.

Kumpulan Lagu HUT Kemerdekaan ke 74, Download Lagu Kemerdekaan MP3, Dirgahayu Republik Indonesia

Setelah Presiden Jokowi Tetapkan Ibu Kota Baru, Harapan Teras Narang Tokoh Kalimantan Tetap Bersatu

Hal Tak Terduga Taurus Ramalan Zodiak Besok 17 Agustus 2019, Ketakutan Pisces di Hari Kemerdekaan RI

Dirgahayu RI ke 74, Catat 50 Ucapan HUT Kemerdekaan RI 2019, Hari Kemerdekaan Indonesia 2 Bahasa

Chemistry Libra & Virgo ke Cancer, Zodiak Cinta Besok Sabtu 17 Agustus 2019 Spirit Merdeka Capricorn

Download Lagu Senorita, Download Lagu MP3 Senorita Shawn Mendes, Download Lagu Senorita Via Vallen

Motoris Kapal Feri Penyeberangan, Fani, mengatakan, hanya ada satu kapal feri penyeberangan yang melayani warga seberang tersebut, sehingga warga yang ingin menyeberang harus antre naik kapal feri.

"Kami melayani sejak subuh hingga malam hari untuk warga mentaya seberang ini," ujarnya.

Sementara itu, Ilham, salah satu warga seberang, mendambakan pembangunan jembatan penyeberangan yang telah lama diwacanakan, agar warga seberang mudah dalam melaksanakan pembangunan rumah secara permanen atau beton dan jalan-jalan di Seranau dibangun beraspal tidak lagi hanya jalan titian ulin seperti sekarang.

"Selama ini kami kesulitan dalam membangun rumah sscara permanen, karena jalan darat belum tembus dan belum dibangun secara permanen ke seberang, sehingga untuk membangun rumah permanen sangat mahal, makanya kami di seberang kebanyakan hanya membangun rumah berbahan kayu, karena lebih murah," ujarnya.

Terpisah Bupati Kotim, H Supian Hadi, mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk merealisasikan pembangunan jembatan tersebut, dengan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalteng dan Pemerintah Pusat."Kami terus upayakan pembangunan jembatan tersebut," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved