Sudah Minta Ampun, Kakek Lansia Diikat Sarung dan Didorong Sekelompok Pemuda, Polisi Buru Pelaku

Video aksi sejumlah pemuda melakukan 'bullying' atau perundungan terhadap seorang kakek tunawisma ini juga membuat pihak kepolisian bereaksi.

Sudah Minta Ampun, Kakek Lansia Diikat Sarung dan Didorong Sekelompok Pemuda, Polisi Buru Pelaku
Dok. Instagram @makassar_iinfo
Viral video sejumlah pemuda melakukan bullying ke seorang kakek tunawisma di Pringsewu, Lampung. 

TRIBUNKALTENG.COM BANDAR LAMPUNG – Sekelompok pemuda melakukan perundungan atau bully terhadap seorang lansia, viral di media sosial.

Perbuatan tak pantas ditiru ini pun kemudian menimbulkan kecaman dari warganet.

Video aksi sejumlah pemuda melakukan 'bullying' atau perundungan terhadap seorang kakek tunawisma ini juga membuat pihak kepolisian bereaksi.

Kapolsek Pardasuka AKB Martono membenarkan kejadian perundungan yang membuat heboh warganet itu terjadi di wilayah hukumnya.

Parah! Video Aksi Bully Kembali Terjadi, Netizen Dibikin Emosi

Terbit Perpres Tunjangan bagi PNS Fungsional Kataloger, Segini Besarannya

Kualitas Udara Palangkaraya Sangat Tidak Sehat, Dinas Pendidikan Keluarkan Instruksi Libur Sekolah

Kejadian itu terjadi di Pos Ronda Dusun Erih, Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pardasuka, Pringsewu.

Polsek Pardasuka saat ini masih mencari para pelaku perundungan terhadap kakek tunawisma tersebut.

Untuk itu, Polsek Pardasuka sudah berkoordinasi dan mengumpulkan informasi dengan camat dan koramil Pringsewu setempat.

Identitas kakek yang di-bully

Menurut Martono, kakek yang menjadi korban perisakan itu bernama Hamdan. Dia berumur sekitar 60 tahun dan merupakan tunawisma.

“Korban bukan warga asli dusun itu, tapi perantau. Dia masih bujangan dan tidak memiliki tempat tinggal. Dia memang biasanya tidur di pos ronda itu,” kata Martono saat dihubungi, Senin (12/8/2019).

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved