Mahasiswa UGM Tenggelam

Mahasiswa UGM Tenggelam Sungai Rungan Palangkaraya, Ricky Sempat Lambaikan Tangan Minta Tolong

Ricky adalah salah satu dari beberapa mahasiswa UGM yang melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di Kecamatan Bukitbatu, Palangkaraya.

Mahasiswa UGM Tenggelam Sungai Rungan Palangkaraya, Ricky Sempat Lambaikan Tangan Minta Tolong
Istimewa/Polsek Bukitbatu
Petugas melakukan pencarian mahasiswa UGM dengan menyisir Sungai Rungan Palangkaraya, Minggu (11/8/2019) malam. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Dikabarkan hilang setelah terbawa arus, pencarian terhadap Ricky Dwi Hariyanto (22), pencariana mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) di Sungai Rungan, Kecamatan Bukitbatu, Palangkaraya, Kalteng, Minggu (11/8/2019) langsung dilakukan pencarian.

Dibantu warga, petugas dari jajaran Polsek Bukitbatu,dan tim SAR langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian Ricky.

Ricky adalah salah satu dari beberapa mahasiswa UGM yang melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di Kecamatan Bukitbatu, Palangkaraya. Saat kejadian, dua rekan korban sempat menyaksikannya berupaya menyelamatkan diri sampai akhirnya hilang ditelan air.

Kedua rekan korban yang juga adalah mahasiswa UGM yakni Najmi Jamal (22) warga Jalan Wuluh 5 nomor 77 Desa Pondok Jambu Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur dan Wahyu Adistia Firdaus, (21) juga mahasiawa UGM tinggal di Griya Kebraon Utara Desa Kebran Kecamatan Karang Pilang Kota Surabaya ,Jatim.

Berenang di Sungai Rungan Palangkaraya, Seorang Mahasiswa UGM yang Sedang KKN Hilang Dibawa Arus

Manchester City Dibuntuti Setan Merah di Klasemen Liga Inggris, Ini Hasil dan Jadwal Laga Berikutnya

Simpan Daging di Kulkas? Perhatikan Hal Ini Supaya Kondisi Daging Tetap Terjaga

c
Ricky Dwi Hariyanto (22) mahasiswa UGM yang hilang di Sungai Rungan Palangkaraya Kalteng (ist)

Keduanya menerangkan, saat itu mereka mandi di Sungai Rungan, tepatnya sekitar Teluk Pulau Kaja yang saat itu arusnya memang cukup deras dan lokasi mereka berenang memang merupakan lokasi teluk yang masih dikelilingi kawasan hutan konservasi.

Sekitar sepuluh menit berenang di sungai, korban tiba-tiba saja terbawa arus." Kami melihat saat itu, korban terbawa arus gelombang kelotok yang lewat yang membuat tubuh korban tenggelam bersama derasnya arus sungai tersebut.

"Saat itu, kami sempat melihat lambaian tangan Ricky sembari meminta tolong , namun itu belangsung cepat, badan korban sudah tenggelam hanya kelihatan lambaian tangannya saja ketika itu, kami tidak sempat menolongnya," ujar kedua mahasiswa UGM ini kepada polisi.

Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) bernama Ricky Dwi Hariyanto (22) yang sedang melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di lokasi sekitar kawasan Pulau Kaja, Bukitbatu, Palangkaraya, Kalteng, dikabarkan tenggelam dan hilang di Sungai Rungan.

Mahasiswa UGM berasal dari, Dusun Krajan Desa Kalibaru Kulon Kecamatan Kalibaru Kabupaten. Banyuwangi, Jatim,ini dikabarkan hilang saat saat berenang di Daerah Aliran Sungai (DAS) Rungan, yang saat kejadian airnya cukup deras.

Informasi dari pihak Kepolisian Polsek Bukitbatu, menyebutkan, pihaknya dapat laporan seorang mahasiswa UGM hilang diduga terbawa arus tersebut, Minggu (11/8/2019) sekitar pukul 17.10 Wib.

Kemudian, piket mendatangi TKP orang tenggelam di Teluk Pulau Kaja atau Pelabuhan Sei Gohong, mencari informasi di lapangan, kemudian melakukan pencarian, namun belum di temukan, karena kondisi sudah malam dan arus cukup deras.

Kapolres Palangkaraya, AKBP Timbul RK Siregar, melalui, Kapolsek Bukit Batu Ipda Ahmad Wira Wisudawan, membenarkan, kejadian tersebut dan pihaknya bersama masyarakat dan tim pencari korban, sempat melakukan pencatian namun nihil.

"Kami sudah berusaha melakukan pencarian hari pertama, namun hasilnya masih nihil," ujarnya. Rencanannya warga bersama pihak kepolisian dan tim relawan akan melanjutkan pencarian besok (hari ini), karena kondisi pencarian awal kedulitan karena kondisi malam hari.

"Rencannya pagi Senin (12/8/2019) akan dilanjutkan upaya pencarian korban, dengan dibantu beberapa pihak lainnya. Sungai Rungan memang dalam keadaan deras arusanya saat ini, " ujar Haidir warga setempat. (Tribunkalteng.com / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved