KaltengPedia

KaltengPedia: Sejarah IAIN Palangkaraya, Berawal dari Kampus Kecil

Berada di kawasan Islamic Center Jalan G Obos Palangkaraya, Kalteng, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangkaraya kini tumbuh menjadi salah satu

KaltengPedia: Sejarah IAIN Palangkaraya, Berawal dari Kampus Kecil
Istimewa
Kampus IAIN Palangkaraya 

TRIBUNKALTENG.COM, KaltengPedia - Berada di kawasan Islamic Center Jalan G Obos Palangkaraya, Kalteng, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangkaraya kini tumbuh menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di Kalteng.

Perguruan tinggi ini, didirikan berdasarkan pada Surat Keputusan Presiden Nomor 11 Tanggal 21 Maret 1997 bertepatan dengan Tanggal 12 Dzulqaidah 1417 H, sebelumnya perguruan ini hanya Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).

Saat ini Rektor IAIN dipegang oleh Dr Khairil Anwar yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Palangkaraya.

Motto perguruan tinggi ini terdepan, unggul, terpercaya dan berkarakter.

Akademisi IAIN Palangkaraya Jadi Pembicara di Konferensi Fatwa MUI

Ramalan Zodiak Hari Ini Senin 12 Agustus 2019: Virgo Jelajahi Bisnis Baru, Asmara Scorpio Toleransi

Temukan Penyembuh Kanker, Siswa SMA di Kalimantan Tengah Jadi Juara Dunia

Sebelum menjadi IAIN Palangkaraya, perguruan tinggi ini dimulai dari sebuah lembaga bernama Fakultas Tarbiyah Al-Jami’ah Palangkaraya yang diresmikan Rektor IAIN Antasari Banjarmasin, H. Mastur Jahri, MA pada tahun 1972.

Selanjutnya, berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 9 tahun 1988 dan Keputusan Menteri Agama RI tertanggal 9 Juli 1988, Fakultas Tarbiyah Al-Jami’ah Palangkaraya menjadi Fakultas Tarbiyah Negeri yang merupakan bagian dari Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari Banjarmasin.

Untuk lebih mengembangkan lembaga pendidikan Islam ini, berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 11 tahun 1997 serta Keputusan Menteri Agama RI Nomor 301 tahun 1997, Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari Palangka Raya berubah status menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN ) Palangkaraya.

Kemudian, terjadi perubahan menjadi IAIN Palangkaraya ditandai dengan penandatanganan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 144 Tahun 2014 tentang Perubahan Status Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (IAIN ) Palangkaraya menjadi Institut Agama Islam Negeri Palangkaraya.

Sebagai sebuah perguran tinggi Islam, IAIN Palangkaraya berusaha terus mengembangkan diri dari sisi kualitas sumber daya manusia, sarana prasarana dan menjalin kerjasama dalam skala regional, nasional maupun internasional. Tribunkalteng.com/ faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved