Kisah Inspiratif

Pernah Tinggali Bekas Kandang Kambing di Boyolali, Anak Penjual Gorengan Kini Lulus S2 di Skotlandia

Melalui akun Twitter bernama @AnggaDeFauzan, ia membagikan cerita perjuangannya harus melalui masa sulit namun akhirnya terbayar dengan kesuksesan.

Pernah Tinggali Bekas Kandang Kambing di Boyolali, Anak Penjual Gorengan Kini Lulus S2 di Skotlandia
Instagram @angggafauzan
Angga Fauzan anak ART yang lulus S2 di Skotlandia 

TRIBUNKALTENG.COM - Seorang pemuda asal Boyolali bernama Angga Fauzan, membagikan pengalamannya di masa sulit.

Melalui akun Twitter bernama @AnggaDeFauzan, ia membagikan cerita perjuangannya harus melalui masa sulit namun akhirnya terbayar dengan kesuksesan.

Thread Twitter yang diunggah Angga Fauzan tersebut hingga kini telah disukai hingga 30 ribu dan diretweet sampai 12 ribu kali.

Ia merupakan penerima beasiswa LPDP tahun 2017, kemudian ikut PK-124 Arsa Candradimuka, sebelum keberangkatan ke Skotlandia.

Cerita yang dibagikan Angga Fauzan cukup panjang, berikut rangkumannya seperti yang dikutip TribunStyle.com dari akun Twitternya:

Kumpulan Ucapan Idul Adha 1440 H/2019, Kumpulan 70 Kata Mutiara untuk Facebook, WA dan IG

Luar Biasa! Cowok Indonesia Ini Raih 29 Gelar Sarjana, Termotivasi karena Perjuangan Sang Ayah

Soal Larangan Potong Kuku dan Bercukur Bagi Orang yang Berkurban, Simak Penjelasan Ustad Adi Hidayat

Pimpinan Ponpes Al Anwar Pulangkan Santrinya, Sungai Riam Batajau HSS Jadi Jadi Wisata

Awalnya, Angga dan keluarga tinggal di kawasan Ciracas, Jakarta.

Namun lapak tempat ayahnya berjualan digusur sehingga keluarganya pindah ke kampung halaman sang ayah di Boyolali.

"Jd sbelumnya aku & keluarga tinggal di Ciracas, Jakarta Timur. Bapakku jualan ayam goreng dg menetap di daerah Jalan Baru. Stlh sebelumnya jual jagung rebus, kacang, es buah dan sebagainya keliling pakai gerobak sampai kawasan TMII dan sekitarnya. lantas, lapak jualannya digusur.

Ya jadi bisa dibilang, karena korban penggusuran tanpa kompensasi jelas, kami pindah ke kampung halaman bapak di Boyolali. padahal di Jakarta aku udh cukup nyaman dg fasilitas dan teman2 yang baik. aku dulu SD nya di SDN 05 Pagi Susukan. pinggir kali tuh, prnah liat ular ngambang.

Nah di Boyolali, kami tinggal di bekas kandang kambing milik kakek (ayah dari bapak) terletak di pinggir kebun bambu yg kemudian kami rehab seadanya. jadilah rumah tripleks alas tanah dan semen seadanya. yg kalo ujan pasti bocor dimana2, kalo angin tuh daun2 bambu masuk semua."

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved