Mengerucut, Presiden Jokowi Sebut Provinsi di Kalimantan Ini yang Jadi Lokasi Pemindahan Ibu Kota

Bahkan dari tiga provinsi yang sebelumnya disebut-sebut akan menjadi kandidat lokasi pemindahan ibu kota tersebut, Presdien Jokowi ternyata telah mene

Mengerucut, Presiden Jokowi Sebut Provinsi di Kalimantan Ini yang Jadi Lokasi Pemindahan Ibu Kota
Istimewa/Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo,saat melakukan kunjungan ke Kalimantan termasuk ke Palangkaraya untuk kunjungan kerja melihat lokasi rencana pemindahan Ibu Kota Pemerintahan RI ke luar Jawa. 

TRIBUNKALTENG.COM - Wacana pemindahan ibu kota pemerintahan RI ke Kalimantan sudah dimatangkan.

Bahkan dari tiga provinsi yang sebelumnya disebut-sebut akan menjadi kandidat lokasi pemindahan ibu kota tersebut, ternyata sudah mengerucut pada satu provinsi yang akan dipilih.

Hal ini diungkapkan Presiden Jokowi dalam akun instagramnya yang diposting Kamis (8/8/2019).

"Selamat siang. Ibu kota negara kita akan pindah. Letaknya di Pulau Kalimantan. Di mana pastinya, sejauh ini telah mengerucut ke salah satu provinsi: bisa di Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan,"  tulis Jokowi.

Butuh Rp 466 Triliun untuk Pemindahan Ibu Kota, Presiden Jokowi akan Jual Aset Negara Rp 150 Triliun

Meski bersifat umum, ungkapan ini menunjukkan adanya provinsi yang telah dipilih untuk dijadikan sebagai lokasi pemindahan ibu kota pemerintahan dimaksud.

"Segala aspek dalam proses pemindahan itu -- skema pembiayaan, desain kelembagaan, payung hukum regulasi mengenai pemindahan ibu kota -- sedang dikaji secara mendalam dan detail, sehingga keputusan nanti benar dalam visi ke depan kita."

Butuh Rp 466 Triliun untuk Pemindahan Ibu Kota, Presiden Jokowi akan Jual Aset Negara Rp 150 Triliun

Taruna Akmil Enzo Zenz Allie Terpapar HTI? Kapuspen TNI Angkat Bicara, Begini Cara Penelusurannya!

Dijanjikan Berangkat Haji dari Porsi yang Kosong, 59 JCH Ini Malah Telantar di Asrama Haji

Dikatakan, pengalaman negara-negara lain dalam pemindahan ibu kota juga dipelajari untuk kita antisipasi hambatannya. Sebaliknya, faktor-faktor kunci keberhasilan yang bisa kita adopsi, kita adaptasi.

"Dalam memutuskan pemindahan ibu kota ini, posisi saya bukan sebagai kepala pemerintahan, tetapi sebagai kepala negara. Kita harus melihat visi besar berbangsa dan bernegara untuk 10 tahun, 50 tahun, 100 tahun yang akan datang," sebut dia.

Tribunkalteng.com melansir Kompas.com, pemerintah sebelumnya telah mengungkapkan empat skema tukar guling aset di Jakarta untuk tambahan biaya membangun ibu kota baru di Kalimantan.

Beberapa aset tersebut meliputi gedung pemerintahan yang berada di pusat Jakarta, seperti di kawasan Medan Merdeka, Thamrin, Sudirman, Kuningan, dan SCBD.

Halaman
12
Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved