Bisnis dan Ekonomi

Kalteng Impor 2 Ribu Janda Segar Tiap Minggu, Bapak-bapak di Batola Ini Tugasnya Pembibitan Janda

Produksi janda di desa ini tak hanya mencukupi jamur segar, tapi juga mengirim log putih siap tumbuh dikirim ke Pulang Pusau Kalteng.

Kalteng Impor 2 Ribu Janda Segar Tiap Minggu, Bapak-bapak di Batola Ini Tugasnya Pembibitan Janda
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Budidaya jamur danda (Janda) atau jamur tiram danda di Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Bedaauh, Kabupaten Batola. 

TRIBUNKALTENG.COM, MARABAHAN - Budidaya jamur tiram danda yang lebih akrab disebut janda, belakangan ini memberikan prospek yang menjanjikan bagi peningkatan penghasilan warga Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Bedauh, Kabupaten Batola, Kalsel.

Hampir semua pekerja dari budidaya jamur danda (Janda) atau jamur tiram danda di  itu dilakukan oleh ibu-ibu. Mulai dari pengeloaan hingga produksi.

Sedangkan urusan bapa-bapak di desa ini, tugasnya melakukan pembibitan.

“Ibu-ibu bertugas pengelogan janda dan bapak-bapak di desa bertugas pengadukan sampai menyusun ke pembibitan janda,” kata Rahmat (37), pembina kelompok janda mutiara alam di Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Bedauh, Kabupaten Batola Kamis (8/8/19).

Penonton Membeludak, Sugianto Janji Bangun 2 Tribun Lagi di Stadion Tuah Pahoe

Download Lagu MP3 Nissa Sabyan dan Kumpulan Lagu-lagu Religi Sabyan Gambus MP3

Caleg Terpilih di Dua Kabupaten Ini Belum Bisa Ditetapkan, Ini Penjelasan KPU Kalteng

Menurut Rahmat, satu kelompok janda itu memperkerjakan minimal sepuluh (10) ibu-ibu. Dalam satu hari pada bulan Mei atau November itu bisa mencapai panen satu kuintar per hari.

Di musim kemarau ini memang panen janda di menurun karena suhu udara di Batola itu mencapai 27 sampai 29 derajat.

“Saat ini pada musim kemarau, panen hanya 25 sampai 50 kilogram panennya. Jadi 50 persen ada penurunan panen janda,” katanya.

Dijelaksanya, kelompok janda mutiara alam sudah menggelar kerjasama Provinsi Kalteng untuk mendrop log janda.

Produksi janda di desa ini tak hanya mencukupi jamur segar, tapi juga mengirim log putih siap tumbuh dikirim ke Pulang Pusau Kalteng.

“Tahap pertama kita sudah mengirim 2 ribu log janda ke Pulang Pisau Kalteng. Tahap kedua mulai bulan ke-7, kita mengirim 1.400 log janda ke Kalteng,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho).

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved