Sapi Berbobot 1,4 Ton Dibeli Presiden Jokowi untuk Hewan Kurban, Segini Harganya

Andi mengaku baru pertama kali sapi yang dipeliharanya sejak 4,5 tahun dan 3,5 tahun dibeli Presiden Jokowi untuk kurban.

KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Sapi jenis simmental milik warga Boyolali, Jawa Tengah yang dibeli Presiden Jokowi untuk berkurban, Selasa (6/8/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM - Memiliki sapi yang berbobot lebih dari 1 ton, patut membuat Andi Saputro (30) berbangga.

Apalagi setelah sampi jenis simmetal yang dipelihara warga Pilangsari RT 006/ RW 001, Potronayan, Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah, ini dibeli Presiden Jokowi untuk hewan kurban.

Dua ekor sapi masing-masing memiliki bobot 1,4 ton dan 1,3 ton tersebut total seharga Rp 171 juta.

"Rasanya senang bisa dibeli sama Pak Presiden. Bisa membawa nama peternakan sapi di sini," kata Andi di Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (6/8/2019).

Andi mengaku baru pertama kali sapi yang dipeliharanya sejak 4,5 tahun dan 3,5 tahun dibeli Presiden Jokowi untuk kurban.

Jelang Iduladha 2019, Kenali Ciri Hewan Stres dan Bikin Daging Kurban Tak Enak, Ini Penjelasannya

Semifinal Piala AFF U-15 2019 - Timnas Indonesia Versus Thailand di Pukul 18.00 WIB

Universitas Palangkaraya Masuk Peringkat 55 dari 4.714 se Indonesia, Minat Masuk Meningkat

Ditawarkan Melalui WhatsApp

Awalnya, Andi meminta bantuan tetangganya untuk menawarkan dua ekor sapi yang dipeliharanya untuk kurban melalui media sosial (medsos) WhatsApp.

Dia berpesan kepada tetangganya apabila Presiden Jokowi mau membeli sapi kurban ditempatnya ada sapi berukuran besar.

"Ada utusan Pak Presiden Jokowi ke sini langsung melihat sapi untuk kurban. Tim MUI Solo juga ke sini melihat sapi yang dibeli Pak Jokowi untuk kurban," terang dia.

Dua ekor sapi tersebut dibeli Presiden Jokowi untuk berkurban di Masjid Agung Surakarta dan Masjid Al Wustha Surakarta.

Rencananya dua ekor sapi itu dikirim dari Boyolali ke Solo, Sabtu (10/8/2019) sekitar pukul 15.00 WIB atau sehari sebelum perayaan Hari Raya Idul Adha, Minggu (11/8/2019).

"Perkiraan sampai Solo jam 5 sore. Dua ekor sapi kita kirim ke Masjid Agung dan Masjid Al Wustha," katanya.

Punya usaha penggemukan sapi

Andi menyampaikan usaha penggemukan sapi miliknya sudah dilakukan secara turun temurun dari nenek moyang. Awalnya dia hanya memiliki empat ekor sapi.

Kini jumlah sapi yang dia gemukkan mencapai 130 ekor terdiri dari berbagai jenis. Ada sapi jenis simmental, limosin, brangus, jawa, madura dan bali.

Harga sapi-sapi tersebut bervariasi tergantung dengan bobot. Mulai harga termurah Rp 22 juta, sedang Rp 30 juta - Rp 40 juta hingga Rp 70 juta per ekor.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved