Listrik Padam, Menteri-menteri di Negara Ini Mundur dari Jabatan, Lalu Bagaimana di Indonesia?

Kejadian mati lampu atau blackout secara besar-besaran bukan pertama kalinya terjadi di dunia. Sebelumnya di beberapa negara lain, pemadaman listrik

Listrik Padam, Menteri-menteri di Negara Ini Mundur dari Jabatan, Lalu Bagaimana di Indonesia?
KOMPAS.com/Fika Nurul Ulya
Konferensi pers PLN, Minggu (4/8/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM - Listrik padam secara besar-besaran terjadi hampir separuh Pulau Jawa pada Minggu, (5/8/2019).

Pemadaman listrik selama 8 hingga 18 jam. Bahkan hari ini, aliran listrik di beberapa daerah belum berjalan secara normal.

Pemadaman listrik terjadi di wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Adapun pemadaman listrik secara serentak hingga malam hari ini terjadi karena sistem di SUTET Ungaran-Pemalang black out.

Kejadian mati lampu atau blackout secara besar-besaran bukan pertama kalinya terjadi di dunia. Sebelumnya di beberapa negara lain, pemadaman listrik besar-besaran juga pernah terjadi.

Analis Keamanan Beri Ulasan Terkait Padamnya Listrik Jakarta, Ada Serangan Siber Terorisme?

Batas Akhir Pendaftaran 7 Agustus, PT Jasa Raharja Buka Lowongan Buat Lulusan SMA hingga S1

KM Aviat Samudera Tenggelam Dihantam Ombak, Penumpang Terombang-ambing di Laut Seharian

Para pejabat yang bertanggung jawab pun memiliki reaksi yang beragam terkait hal tersebut, berikut daftarnya berdasarkan rangkuman Kompas.com.

1. Menteri Arab Saudi Melakukan Permohonan Maaf

Menteri Energi, Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khaled Al Falih melakukan permohonan maaf secara personal setelah terjadi pemadaman masal secara berjam-jam di kawasan selatan kerajaan tersebut.

Kejadian tersebut terjadi pada 2 Juni 2019. Seperti dikutip dari The Nastional, penduduk Arab Saudi pun mengeluhkan pemadaman masal yang memakan waktu hingga 10 jam tersebut.

Al Falih pun melakukan permohonan maaf melalui akun Twitternya secara langsung.

"Saya memohon maaf secara personal kepada seluluh penduduk yang telah terputus listriknya di kawasan selatan kerajaan karena adanya malfungsi teknis," ujar dia.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved