Hubungan Sedarah Kakak Beradik Kandung, Punya 2 Anak, Warga Curiga Kehamilan Ketiga Tanpa Suami

Apalagi hubungan terlarang ini telah menghasilkan dua anak dan kini kakak beradik kandung itu tengah menanti kelahiran anak ketiga mereka.

Hubungan Sedarah Kakak Beradik Kandung, Punya 2 Anak, Warga Curiga Kehamilan Ketiga Tanpa Suami
MUH. AMRAN AMIR S. HUT
Pemerintah Desa Lamunre melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak membahas persoalan Cinta Terlarang yang membuat resah warag setempat, Minggu (28/07/2019) 

TRIBUNKALTENG.COM, LUWU – Kasus hubungan sedarah kakak beradik kandung di Luwu, Sulawesi Selatan, menimbulkan reaksi warga sekitar.

Apalagi hubungan terlarang ini telah menghasilkan dua anak dan kini kakak beradik kandung itu tengah menanti kelahiran anak ketiga mereka.

Dilansir dari Kompas.com, hubungan cinta terlarang yang dilakukan kakak dan adik kandung, di Desa Lamunre Tengah, Luwu, Sulawesi Selatan, AA (38) dan BI (30), sudah lama dicurigai warga desa.

Kecurigaan hubungan itu sejak BI mengaku statusnya adalah janda yang sudah dua kali bersuami, meski perceraiannya tidak jelas. BI mengaku melahirkan dua anak selama lima tahun terakhir, sementara kedua suami BI tidak pernah terlihat oleh warga.

Warga Desa Lamunre Tengah, Patunuri mengatakan, kecurigaan warga sudah berlangsung lama. Namun, setiap didatangi warga, dia mengaku dua anaknya yang berumur 2,5 tahun dan 1,5 tahun adalah hasil hubungan dengan suami lamanya.

Heboh Lagi Cinta Sedarah Saudara Kandung, Punya 2 Anak Hasil Hubungan Incest

Garuda Kirim Pesawat Pengganti untuk JCH Keloter 13 asal Kalteng, Sore Ini Bertolak ke Jeddah

Kemesraan Siti Badriah dan Suami di Malam Pertama, Sibad Pamer Video di Ranjang, Lihat Ekspresinya

“Sudah lama dicurigai warga, cuma karena dia statusnya sudah bersuami dua kali jadi warga kira suami lamanya. Tetapi kan tidak pernah dilihat suami mana yang datang, karena kalau ditanya kedua anaknya itu dia mengaku hasil hubungan suaminya,” katanya saat dikonfirmasi di depan Kantor Desa Lamunre, Minggu (28/7/2019).

Sewaktu mulai dicurigai oleh warga, BI memutuskan untuk meninggalkan kampung. Setelah kembali dan menetap di desa sejak beberapa tahun terakhir, dia terlihat hamil lagi. Warga semakin curiga dan memanggil pemerintah setempat untuk mendatangi dan menanyakan kepada BI tentang kehamilannya itu.

“Saat didatangi di rumahnya, keduanya berada dalam rumah, warga hanya menemui anaknya di depan dan menanyakan keberadaan ibunya. Namun, anaknya mengatakan bahwa sedang di dalam tidur tetapi ditemani omnya (pelaku AA). Dari pengakuan anaknya inilah yang makin membuat warga bergejolak dan meminta keduanya mengakui perbuatannya. Saat ditanya, keduanya mengakui dan kami sampaikan ke polisi untuk ditangkap,” ucapnya.

Setelah diamankan, kepala Desa Lamunre Tengah melakukan pertemuan dengan masyarakat serta sejumlah pihak antara lain, ketua MUI, kepolisian, Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, tokoh agama, serta lembaga pemerhati perempuan dan anak.

Hasil keputusan bersama, masyarakat Desa Lamunre Tengah sudah tidak menerima keberadaan AA dan BI, serta keluarga mereka. Jadi masyarakat menginginkan agar mereka meninggalkan kampung.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved