Kabar Haji Kalteng 2019

Garuda Kirim Pesawat Pengganti untuk JCH Keloter 13 asal Kalteng, Sore Ini Bertolak ke Jeddah

Mereka akan diterangkan dengan pesawat baru setelah pesawat aslinya diparkir di Jeddah karena alami kendala teknis.

Garuda Kirim Pesawat Pengganti untuk JCH Keloter 13 asal Kalteng, Sore Ini Bertolak ke Jeddah
Tribunkalteng.com/huda
Pembagian living cost kepada JCH Keloter 13 asal Kalteng di Embarkasi Banjarmasin, Minggu (28/7/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARBARU -Jamaah Calon Haji (JCH) keloter 13 asal Kalimantan Tengah yang sudah masuk ke Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru sedari pagi pukul 08.00 Wita, Sabtu (27/7/2019) melakukan serangkaian kegiatan pemantapan haji di Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru.

Mereka akan diterangkan dengan pesawat baru setelah pesawat aslinya diparkir di Jeddah karena alami kendala teknis.

"Benar untuk dari Bidang Penerbangan Embarkasi Banjarmasin melaporkan bahwa Sehubungan dengan keterlambatan pesawat GA8112 mengalami kendala teknis di JED, maka ada penggantian pesawat menggunakan pesawat Garuda A330. Nah pesawat ini informasinya lebih baru dan baru lima tahun. Jadi JCH akan lebih nyaman, " kata Pelaksana Harian Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kalteng, Masgi, Minggu (28/7/2019).

Untuk jadwal tetap dengan jadwal penundanaan sebagaimana yang harusnya JCH keloter 13 ini harusnya berangkat Minggu (28/7/2019) pagi sekitar pukul 08.00 Wita maka dengan pergantian pesawat ini ditunda ke sore sekitar pukul 17.00 Wita.

Terpantau, mereka sebelum Boarding dilakukan mengambil Living Kost dibantu oleh petugas haji Kemenang Kalteng dan tim Embarkasi Haji Banjarmasin.

Masgi menjelaskan bahwa JCH per jemaah haji diberikan dana Living Cost 1500 Riayal plus tambahan uang saku Rp 1 juta dari gubernur Kalteng.

Salah satu JCH Asal Kasongan Kalimantan Tengah, Masmurah Abdurahman menjelaskan bahwa meski tertunda tidak masalah yang penting pelayanan baik.

"Kan jadi lebih banyak istirahatnya kalau ditunda begini. Apalagi infonya pesawat baru jadi lebih nyaman. Ya semoga selamat saja semuanya," kata Masmurah.

Sementara, Petugas Sistem Komputerisasi Haji (Siskohat) Kemenag Kalteng, Ismail Marzuki, menambahkan untuk jumlah JCH yang tergabung di Keloter 13 ini totalnya 325.

Dengan rincian, JCH asal Kotim 216 orang. Katingan 85 orang. Palangkaraya 10 orang dan Gunung Mas 6 orang. Adapun TPHD Provinsi 2 orang, TPHD Kotim 1 orang, petugas kloter sebanyak 5 orang.

"Yang harusnya totalnya 325 karena dua jemaah harus tunda, jadi yang berangkat 322. Karena ada tiga JCH yang tertunda ada yang sakit dan ada yang kondisi labil, " kata Ismail Marzuki.

Adapun nama yang dilaporkan akan ditunda keberangkatan, yakni 
Nurkholiq Sudarmo dan isterinya Ponisosilo Soeradi Kartoraharjo.

"Dilaporkan yang suami sakit dirujuk ke RSUD Ulin dan isterinya menemani. Keduanya Warga Jalan  Kapten Mulyono RT 63 RW 08 Kel MB Hilir Kec Mentawa Baru Ketapang,  Kab Kota Waringin Timur.

Kemudian, ada satu lagi atas nama Jastan Amir, warga asal Katingan Kalteng di bawa ke RSJ Sambang Lihum.

"Yang bersangkutan labil sehingga dirujuk ke RSJ," kata Marzuki. (AOL/*)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved