Kabar Kapuas

Bocah 8 Tahun Hilang Tenggelam di Sungai Kapuas Kalteng, 18 Jam Kemudian Ditemukan Tertelungkup

Bocah 8 Tahun Hilang Tenggelam di Sungai Kapuas Kalteng, 18 Jam Kemudian Ditemukan Tertelungkup

Bocah 8 Tahun Hilang Tenggelam di Sungai Kapuas Kalteng, 18 Jam Kemudian Ditemukan Tertelungkup
polsek timpah
Suasana TKP korban tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Timpah, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Tenggelam di sungai sekitar 18 jam, bocah delapan tahun ini akhirnya ditemukan, Jumat (26/7/2019) sekitar pukul 09.00 WIB. Muhammad Abi Habibi ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Sebelumnya, bocah itu dikabarkan tenggelam di DAS Kapuas kawasan Desa Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (25/7/2019) sekitar pukul 14.50 WIB.

Pencarian pun dilakukan oleh pihak keluarga, warga dan personel Polsek Timpah serta tim gabungan lainnya, sejak saat itu hingga berbuah hasil pada keesokan harinya (hari ini).

Kapolsek Timpah Iptu H Suharto dikonfirmasi, Jumat (26/7/2019) siang, membenarkan perihal sudah ditemukannya bocah yang tenggelam itu.

Gaji Pertama Dian Sastro Diungkap Seusai Viral Alumni UI Tolak Gaji 8 Juta, Fahri Hamzah Ikut Bicara

Zodiak Hari Ini Cancer, Ramalan Zodiak Besok Sabtu 27 Juli 2019, Sosok Dikagumi Zodiak Aquarius?

KaltengPedia : Masjid Agung Al Mukarram, Masjid Termegah di Kota Kualakapuas

Kabut Asap Kota Palangkaraya Menebal, Polisi dan Komunitas Ojek Online Bagi-bagi Masker

"Kami mendapat laporan peristiwa orang tenggelam itu kemarin siang sekitar pukul 14.50 WIB. Kami langsung datangi TKP dan ikut melakukan pencarian, hingga pukul 09.00 WIB tadi akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Kapolsek.

Kronologi kejadian sebagaimana keterangan dari Kapolsek, sebelumnya korban beserta dua orang sepupunya, Aisyah (9) dan Iyan (6), berenang dan bermain-main bersama di Sungai Kapuas di kawasan tempat tinggalnya.

"Selanjutnya korban atas nama Muhammad Abi Habibi dan sepupunya Iyan tenggelam. Namun Iyan sempat diselamatkan oleh sepupunya Aisyah, sementara korban tenggelam di sungai dan tidak sempat diselamatkan," bebernya.

Kapolsek juga mengatakan bahwa dari keterangan keluarga korban, menyatakan bahwa korban tidak bisa berenang.

"Pada saat kejadian air sungai sedang surut sehingga banyak anak-anak yg memanfaatkan untuk berenang di sungai," tambahnya.

Hingga akhirnya, sekitar 18 jam hilang tenggelam, jenazah bocah warga Desa Timpah itu bisa ditemukan.

"Korban ditemukan oleh para saksi dalam posisi telungkup di dasar sungai tepatnya di sebelah lanting yang berjarak sekitar 50 meter dari TKP awal. Ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia dan korban langsung dibawa ke rumah duka," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved