Breaking News:

Kabar Haji Kalteng 2019

Sebelum Berangkat, JCH Kota Palangkaraya Latihan Manasik di Asrama Haji Banjarbaru

para jamaah yang tergabung dalam Keloter 11, melakukan serangkaian praktik pelaksanaan ibadah haji seperti tawaf, sai, dan melontar jumrah.

Humas Kemenag Kalteng
Para jamaah yang tergabung dalam Keloter 11, melakukan serangkaian praktik pelaksanaan ibadah haji seperti tawaf, sai, dan melontar jumrah di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kamis (25/7/2019) 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARBARU - Bermalam di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin dan sambil menunggu proses pemberangkatan, Jamaah Calon Haji Kalteng asal Kota Palangkaraya mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan manasik haji.

Digelar seusai Shalat Subuh, Kamis (25/7/2019), para jamaah yang tergabung dalam Keloter 11,  melakukan serangkaian praktik pelaksanaan ibadah haji seperti tawaf, sai, dan melontar jumrah.

Dikutip dari Inmas Kanwil Kemenag Kalteng, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin H. Zainal Arifin, yang memandu kegiatan manasik.

Sekitar 325 jamaah haji itu dibimbing membacakan niat umroh di halaman masjid, kemudian doa memasuki kota Makkah, doa melihat kabah dan doa-doa lain seperti doa tawaf, sai, saat berada di bukit safa, di bukot marwah dan dipilar hijau antara safa dan marwah.

Zainal Arifin secara detail menjelaskan setiap proses ibadah sesuai buku pendoman manasik haji Kementerian Agama, seperti saat jamaah harus memulai tawaf pertama, kedua hingga ke tujuh.

"Anggap saja ini Kakbah yang sebujurnya (sebetulnya red). Jadi hitungan tawaf dimulai dari hajar aswad. Karena itu bapa ibu posisinya harus sejajar pundak kirinya dengan hajar aswad. Kalau yang di belakang berarti belum," ucap Zainal Arifin.

Sebelum praktek manasik, ratusan JCH kloter 11 juga mengikuti pembekalan secara teori di masjid asrama haji. Mereka mendapat penjelasan tentang syarat, rukun dan wajib haji dan umroh.

Para jamaah juga mendapat penjelasan teoritis tentang syarat dan tata cara tawaf, sai, tahalul dan melempar jumrah serta penjelasan penting lainnya.

Menurut H. Zainal, pemantapan manasik haji di asrama haji menjelang keberangkatan ke tanh suci adalah merupakan tugas dan tanggungjawab PPIH. Tujuannya tidak lain semakin mematangkan dan memantapkan pengetahuan jamaah tentang tata cara ibadah haji dan umroh.

"Saya yakin mereka sudah dapat bimbingan manasik di tingkat kabupaten/kota dan ada juga yang mengikuti bimbingan dari swasta atau KBIH. Namun bimbingan disini tetap wajib dilaksanakan agar jamaah betul-betul jadi jamaah yang mandiri," ucapnya.

Sekretaris PPIHD Kalteng, H. Ahmad Khairuddin meminta seluruh JCH Kalteng bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan tim PPIH Banjarmasin salah satunya bimbingan manasik haji karena sangat penting bagi pengetahuan dan wawasan jamaah. (aol/*)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved