Kabar Haji Kalteng 2019

Pesawat Jamaah Keloter 10 Asal Kalteng Alami Gangguan Teknis, Keberangkatan Tertunda

Atas penundaan keberangkatan ini, pihak Garuda Indonesia sendiri telah memberikan komoensasi kepada jamaah dengan memberikan makanan.

Pesawat Jamaah Keloter 10 Asal Kalteng Alami Gangguan Teknis, Keberangkatan Tertunda
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 10 asal Kalimantan Tengah pada saat pemberangkatan di Asrama Haji Banjarbaru, Selasa (23/7/2019) malam. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sempat dilaksanakan acara pemberangkatan di Embarkasi Banjarmasin, informasi pesawat yang akan membawa rombongan Jamaah Calon Haji Keloter 10 asal Kalteng, Selasa (23/7/2019) tak bisa berangkat, justeru diterima jamaah.

Itu setelah pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 8110, dikabarkan mengalami gangguan teknis.

Seperti dikutip dari web Inmas Kemenag Kalteng, kepastian penundaan keberangkatan jamaah yang berasal dari Kabupaten Kapuas, Murungraya dan Barito Timur itu disampaikan Tomy, dari pihak manajemen Garuda Indonesia.

"Bapak ibu kami informasikan, pesawat sebetulnya sudah landing di bandara sejak pukul 19.00 Wita. Namun karena ada gangguan teknis dan untuk safety penerbangan, kita lakukan perbaikan. Mohon kesabaran dan doa bapak ibu semua agar pesawat bisa segera diperbaiki, " ujar Tomy di hadapan JCH kloter 10.

Atas penundaan keberangkatan ini, jamaah kembali masuk ke Asrama Haji dan kepastian keberangkatan pesawat yang dijadwalkan pada Rabu (24/7/2019) siang.

"Insya Allah Rabu sekitar pukul 08. 00 Wita JCH kloter 10 akan kita arahkan masuk kembali ke aula dan terbang ke Arab Saudi pada siang harinya," ucap H Dayat panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Atas penundaan keberangkatan ini, pihak Garuda Indonesia sendiri telah memberikan komoensasi kepada jamaah dengan memberikan makanan.

Terkait penundaan keberangkatan JCH Keloter 10, Kakanwil Kemenag Kalteng,  H. Masrawan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh JCH. Ia berpesan agar para jamaah bersabar dan terus berdoa agar diberi kemudahan dan kelancaran pada penerbangan selanjutnya.

"Kita doakan pesawat bisa segera diperbaiki agar jamaah kita bisa segera berangkat dengan aman dan selamat menuju Tanah Suci.Jamaah juga kita mohon untuk sabar dan terus berdoa," ucap Kakanwil. 

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved