Kabar Haji Kalteng 2019

Delay Lebih dari 11 Jam, JCH Keloter 10 Asal Kalteng Akhirnya Terbang ke Jeddah

Akibat penundaan keberangkatan ini, pihak Garuda Indonesia sendiri telah memberikan komoensasi kepada jamaah dengan memberikan makanan.

Delay Lebih dari 11 Jam, JCH Keloter 10 Asal Kalteng Akhirnya Terbang ke Jeddah
Humas Kemenag Kalteng
Jamaah calon haji Keloter 11 Embarkasi Banjatmasin asal Murungraya, Barito Timur, dan Kapuas saat akan memasuki pesawat GA 8110 yang akan membawanya ke Jeddah, Rabu (24/7/2019). Penerbangan sempat tertunda lebih dari 11 jam akibat gangguan teknis pada pesawat. 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARBARU - Jamaah Calon Haji asal Kalteng yang tergabung dalam Keloter 10 Embarkasi Banjarmasin, Rabu (24/7/2019) siang, akhirnya bertolak ke Jeddah.

Kepastian keberangkatan ini diungkapkan Humas Kanwil Kemenag Kalteng Rahmat Fauzi yang tengah berada di Embarkasi Banjarmasin.

"Tadi pesawat take off sekitar pukul 11.36 WITA. Itu berarti, penundaan penerbangan berlangsung sekitar 11 jam 38 menit dari jadwal semula," ujar Rahmat Fauzi.

Sebelumnya, pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 8110, dikabarkan mengalami gangguan teknis sehingga keberangkatan jamaah calon haji asal Kabupaten Murungraya, Kapuas, dan Barito Timur tertunda dari jadwal.

Penundaan keberangkatan jamaah yang berasal dari Kabupaten Kapuas, Murungraya dan Barito Timur itu disampaikan Tomy, dari pihak manajemen Garuda Indonesia.

"Bapak ibu kami informasikan, pesawat sebetulnya sudah landing di bandara sejak pukul 19.00 Wita. Namun karena ada gangguan teknis dan untuk safety penerbangan, kita lakukan perbaikan. Mohon kesabaran dan doa bapak ibu semua agar pesawat bisa segera diperbaiki, " ujar Tomy di hadapan JCH kloter 10.

Atas penundaan keberangkatan ini, jamaah kembali masuk ke Asrama Haji dan kepastian keberangkatan pesawat yang dijadwalkan pada Rabu (24/7/2019) siang.

"Insya Allah Rabu sekitar pukul 08. 00 Wita JCH kloter 10 akan kita arahkan masuk kembali ke aula dan terbang ke Arab Saudi pada siang harinya," ucap H Dayat panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Akibat penundaan keberangkatan ini, pihak Garuda Indonesia sendiri telah memberikan komoensasi kepada jamaah dengan memberikan makanan.

 Terkait penundaan keberangkatan JCH Keloter 10, Kakanwil Kemenag Kalteng,  H. Masrawan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh JCH. Ia berpesan agar para jamaah bersabar dan terus berdoa agar diberi kemudahan dan kelancaran pada penerbangan selanjutnya.

"Kita doakan pesawat bisa segera diperbaiki agar jamaah kita bisa segera berangkat dengan aman dan selamat menuju Tanah Suci.Jamaah juga kita mohon untuk sabar dan terus berdoa," ucap Kakanwil.

Simak proses boarding JCH di video berikut:

(aol/*)
 

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved