Breaking News:

70 WNA Dideportasi karena Melanggar Aturan Keimigrasian, Terbanyak dari China

Penyalahgunaan izin keimigrasian yang dimaksud, kata Ramli, misalnya izin WNA hanya kunjungan wisata, namum justru digunakan untuk bekerja dan tinggal

KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Kepala Divisi Keimigrasian Kemenkumham Jateng Ramli HS di Solo, Jawa Tengah, Senin (18/3/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM, MAGELANG - Setidaknya 70 warga negara asing (WNA) di Jawa Tengah diketahui melakukan pelanggaran keimigrasian.

Atas tindakan tersebut, Kementerian Hukum dan HAM kantor wilayah Jawa Tengah telah melakukan tindakan kepada WNA yang sebagian besar berasal dari China tersebut.

Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Ramli HS, seusai Rapat dan Pengukuhan Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) tingkat kota dan kecamatan se-Kota Magelang, Selasa (23/7/2019), mengungkapkan tindakan tegas yang dilakukan adalah dengan pendeportasian kepada WNA dimaksud.

"Angka tersebut tercatat dalam kurun Januari-Juni 2019. Sebanyak 34 orang di antaranya dari China (Tiongkok). Semuanya sudah kami deportasi ke negara asalnya," kata Ramli.

Kriss Hatta Bebas dari Pemalsuan Dokumen Nikah, Eks Hilda Vitria Ditahan Polisi Lagi, Pemukulan?

Hasil Juventus vs Inter Milan ICC 2019 Skor 1-0, Live Streaming Inter vs Juventus 2019, Live Mola TV

WN China Ini Jual Emas Imitasi di Pasar Martapura, Dipenjara Bakal Dideportasi

Pesawat Jamaah Keloter 10 Asal Kalteng Alami Gangguan Teknis, Keberangkatan Tertunda

Kaget Tonton Video Istrinya Digarap Kakek Berusia 67 Tahun di Ladang Tebu, Suami Lapor Polisi

Ramli menyebutkan, tahun 2018 pihaknya telah mendeportasi sebanyak 197 WNA bermasalah.

Kebanyakan mereka bekerja di berbagai perusahaan di Jawa Tengah yang menyalahgunakaan perizinan keimigrasian.

"Selain kami periksa mereka tidak bisa menunjukkan dokumen perjalanannya, kita lakukan pengusiran atau tindakan administrasi keimigrasian," ujar Ramli.

Penyalahgunaan izin keimigrasian yang dimaksud, kata Ramli, misalnya izin WNA hanya kunjungan wisata, namum justru digunakan untuk bekerja dan tinggal lama di suatu wilayah.

Aksi cyber crime

Untuk itu, pihaknya terus gencar melakukan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan WNA di Jawa Tengah.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved