Breaking News:

Warga Geger Anak Bongkar Makam Ayah, Alasannya Untuk Temani Sang Adik

Beralasan untuk menemani sang adik, seorang anak di Cianjur nekat menggali makam dan mengeluarkan jasad sang ayah dari liang kubur.

Editor: Mustain Khaitami
ISTIMEWA
Keluarga dan aparat kepolisian setelah menguburkan kembali jenazah seorang ayah yang digali lagi oleh anaknya 

TRIBUNKALTENG.COM, CIANJUR - Beralasan untuk menemani sang adik, seorang anak di Cianjur nekat menggali makam dan mengeluarkan jasad sang ayah dari liang kubur.

Rencananya, jasad sang ayah yang telah terbujur kaku tersebut akan dibawa ke rumah.

Peristiwa penggalian sebuah makam tersebut terjadi di Kampung Sukarajin RT 01/08, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Kamis (18/7/2019).

Makam itu digali oleh sang anak yang mengalami gangguan jiwa itu sempat diangkat dan akan dibawa ke rumah untuk menemani ia dan anaknya.

Zodiak Hari Ini Pisces, Ramalan Zodiak Minggu Ini 21 Juli 2019, Cancer Tak Terkalahkan & Leo Senang

Dinyatakan Meninggal, Bayi 6 Bulan Ini Tiba-tiba Terbangun Saat Pemakaman

Serang Hakim di Ruang Sidang PN Jakarta Pusat, Begini Pengakuan Pengacara yang Kini Jadi Tersangka

Heboh Anggota TNI Dikeroyok hingga Berdarah-darah, Pangdam Langsung ke Jambi, Ini Nasib Para Pelaku

Namun, saat akan dibawa ke rumah, keburu kepergok warga yang melintas di kuburan.

Sang anak yang diduga mengalami gangguan jiwa itu nekat menggali makam ayahnya dengan alasan untuk menemani sang adik dan dirinya.

Sang anak diduga stres setelah ditinggal meninggal oleh istrinya.

Kapolsek Sukanagara, AKP Cahyadi, mengatakan, makam yang digali adalah makam almarhum Ali Sugandi.

Makam tersebut digali oleh anak almarhum yang mengalami gangguan jiwa, Wiharna (45).

"Kejadian tersebut pertama kali di ketahui oleh Ustaz Syamsul (62) yang berburu burung di sekitar makam, kemudian ia memberitahukan kejadian tersebut kepada ketua RW dan keluarganya, serta kepada Polsek Sukanagara sekitar pukul 16.00 WIB," kata Cahyadi saat dihubungi, Jumat (19/7/2019).

Kapolsek mengatakan, jenazah yang telah digali tersebut dimakamkan kembali oleh keluarga dibantu warga sekitar.

"Saat ini suasana sudah kondusif, tindakan selanjutnya keluarga akan membawa Wiharna untuk pengobatan," kata Cahyadi. (Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved