Breaking News:

Kabar Haji

Modus Jamaah Calon Haji Sembunyikan Rokok dari Petugas, Diselipkan di Kain Ihram sampai Tempat Beras

Untuk memberikan efek jera, tahun ini pihaknya mengaku akan melakukan tindakan tegas dengan tidak mengembalikan barang sitaan kepada pemiliknya.

Editor: Mustain Khaitami
A. FAIZAL
Rokok milik jamaah calon haji yang disita oleh PPIH Embarkasi Surabaya. 

TRIBUNKALTENG.COM, SURABAYA - Berbagai modus dan cara yang dilakukan jamaah calon haji agar bisa membawa barang bawaan yang sebenarnya dilarang untuk diangkut.

Dari berbagai barang yang paling banyak disita petugas, ternyata rokok berada di peringkat teratas.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mengaku menyita puluhan slop rokok dari jemaah kelompok terbang (kloter) 25, 26, 27, dan 28 yang memasuki asrama haji Sukolilo, Surabaya, awal pekan lalu.

Puluhan slop rokok itu, kata Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya Jamal, disimpan dalam tas jemaah dengan berbagai cara dan modus.

Jamaah Calon Haji Kalteng Bakal Naik Bus ke Embarkasi Syamsuddin Noor? Begini Penjelasan Pemprov

Adegan Mesra Pasangan PNS Selingkuh Berujung ke Polisi, Sama-sama Berkeluarga dan Punya Anak

Agung Hercules Buka-bukaan Soal Penyakit Kanker Otaknya, Ungkap Tumor dan Biaya Pengobatan

"Ada yang disimpan dalam bungkus plastik bersama beras, ada yang diselipkan di dalam lipatan pakaian, dan ada juga yang ditemukan di dalam lipatan kain ihram," kata Jamal, Rabu (17/7/2019).

Jumlah barang-barang bawaan yang tidak sesuai ketentuan, kata dia, pasti akan disita.

"Saya juga heran, hal-hal semacam ini terus terjadi setiap tahun, padahal sosialisasi terus digencarkan. Untuk rokok maksimal jemaah hanya boleh membawa 2 slop," jelasnya.

Untuk memberikan efek jera, tahun ini pihaknya mengaku akan melakukan tindakan tegas dengan tidak mengembalikan barang sitaan kepada pemiliknya.

"Barang sitaan akan dimanfaatkan untuk kepentingan lainnya yang lebih bermanfaat, bukan dibakar atau dimusnahkan," jelasnya.

Hingga saat ini, PPIH Embarkasi Surabaya mengamankan 2.000 lebih bungkus rokok. Sebelumnya, bahkan juga diamankan 250 unit handy talkie dari tas jemaah calon haji.

"Mereka membawa alat komunikasi dengan harapan untuk memudahkan komunikasi di tanah suci," terang Jamal.

Jumlah keseluruhan jemaah calon haji yang akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Juanda sebanyak 37.799 orang, yang dibagi dalam 85 kloter penerbangan.

Untuk jadwal keberangkatan atau embarkasi dimulai pada tanggal 6 Juli hingga 5 Agustus. Sedangkan kepulangan atau debarkasi dimulai tanggal 18 Agustus hingga 14 September.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved