Otomotif

Mesinya Mampu Menghasilkan Listrik, Mitsubishi Outlander PHEV Asyik Buat Kemping

Jika mobil plug-in hybrid hanya bisa mengisi ulang baterai dari charging station (quick charging) atau stop kontak rumah (normal charging), Outlander

Mesinya Mampu Menghasilkan Listrik, Mitsubishi Outlander PHEV Asyik Buat Kemping
Aries Aditya Putra
Mitsubishi Outlander PHEV saat perkenalan media di Jakarta (9/7/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM - Memiliki keunggulan dari mobil plug-in hybrid yang ada di Indonesia, Mitsubishi Outlander Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang diperkenalkan di Jakarta  (9/7/2019) menjadi penghasil listrik bak pembangkit berjalan.

Jika mobil plug-in hybrid hanya bisa mengisi ulang baterai dari charging station (quick charging) atau stop kontak rumah (normal charging), Outlander PHEV bisa menghasilkan listrik layaknya pembakit listrik berjalan.

Ya, Outlander PHEV punya output AC yang bisa digunakan untuk alat kebutuhan rumah tangga dengan daya 1.500 watt.

Sementara untuk arus DC yang bisa disambungkan ke rumah atau gedung dayanya bisa sampai 10.000 watt.

Lebih Bernuansa Sporti, Begini Bocoran Tampang Mitsubishi Xpander Edisi Khusus

Dikalahkan Persela, Kalteng Putra Masih di Posisi ke-10 Klasemen Sementara Liga 1 2019

Pengakuan Kuriir Sabu 1 Kg Asal Aceh, Dibawa ke Kalteng Atas Kendali Napi Lapas

Cadangan daya ini disimpan di baterai sebanyak 80 sel berdaya 13,8 kWh dan tegangan 300 volt.

Asyiknya lagi nih, ketika tangki bahan bakar dalam kondisi penuh yakni 45 liter, Outlander PHEV bisa jadi pembangkit listrik yang mampu menyuplai satu rumah dengan pemakaian rata-rata di Jepang selama 10-14 hari.

Jadi kalau diajak kemping atau sedang terjadi bencana, mobil ini bisa berfungsi sebagai sumber listrik yang bisa dengan mudah berpindah tempat.

Artikel ini telah tayang di Gridoto

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved