Kabar Haji

54 Tahun Menabung, Kakek 92 Tahun & Istrinya Akhirnya Mendapat Panggilan Berhaji

Betapa tidak. Harapan bisa berkunjung ke tanah suci sebagai panggilan untuk berhaji dari pasangan lanjut usia ini terwujud.

54 Tahun Menabung, Kakek 92 Tahun & Istrinya Akhirnya Mendapat Panggilan Berhaji
ANDI HARTIK
Haki bersama istrinya Satuni saat ditemui di rumahnya di Jodipan Wetan gang 1 Kota Malang, Selasa (9/7/2019). 

"Menabung di rumah mulai tahun 1965. Kalau dagangan laku, disisihin," ujarnya.

Pada tahun 2013, Haki mendaftarkan diri untuk naik haji ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang menggunakan uang hasil tabungannya itu. Melalui percepatan antrean lanjut usia, Haki akhirnya bisa berangkat tahun ini.

Jaga stamina

Karena sudah mau berangkat haji, Haki sementara waktu berhenti berjualan. Namun, ia tidak lantas berdiam diri di rumah. Setiap hari ia berjalan kaki di sekitaran rumahnya untuk menjaga staminanya. Begitu juga dengan istrinya.

Haki dan istrinya mulai melatih fisik sejak dua bulan yang lalu. Haki juga menjaga kondisi kesehatannya dengan vitamin dan madu.

"Jalan kaki masih kuat. Selain jalan-jalan, minum vitamin dan madu," ujarnya.

Haki dengan dibantu anak-anaknya sudah mempersiapkan segala perlengkapannya. Termasuk membawa bekal madu, minyak angin, dan obat-obatan lainnya.

Muhammad Ghufron, anak ke-4 Haki bersyukur akhirnya orangtuanya bisa berangkat haji. Meski sedikit khawatir, Ghufron yakin orangtuanya masih mampu menjalankan ibadah di tanah suci.

"Khawatiran pasti ada. Cuma setiap hari dibawa jalan-jalan ke alun-alun," katanya.

Berdasarkan data dari Kantor Kemenag Kota Malang, calon jemaah haji (CJH) asal Kota Malang yang akan berangkat tahun ini berjumlah 1.326 orang. Jumlah itu terbagi dalam tiga kloter.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved