Ajakan Berhubungan Badan dan Permintaan Dielus-elus Ditolak, Suami Bacok dan Sayat Leher Istri

awalnya pelaku bernama Anton Nuryanto meminta istrinya Fz untuk mengusap-ngusap perutnya untuk menaikkan birahinya. Namun, kala itu istrinya menolak.

Ajakan Berhubungan Badan dan Permintaan Dielus-elus Ditolak, Suami Bacok dan Sayat Leher Istri
JIMMY RAMADHAN AZHARI/Kompas.com
Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Supriyanto memberi Keterangan di kantornya, Senin (8/7/2019) 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Penolakan Fz  terhadap permintaan suaminya, berujung pada kasus penganiayaan berat.

Perempuan di Tanjung Priok Jakarta, ini menderita luka akibat dibacok suaminya karena menolak ajakan berhubungan badan.

Dilansir dari Kompas.com, seorang pria membacok istrinya karena menolak ketika diajak berhubungan badan di Jalan Ancol Selatan II, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Supriyanto mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Jumat (5/7/2019) lalu.

Profil Sutopo BNPB Masuk New York Times, Keluarga Sutopo Purwo Nugroho : Terima Kasih Pah

Usai Berhubungan Badan dengan Driver Ojol, Nenek 55 Tahun Ini Tewas

Dominan Sejak Start Marc Marquez Juara di MotoGP Jerman, Vinales Nomor 2, Valentino Rossi Finish 8

Kalteng Putra Kehilangan Konsentrasi karena Wasit Saat Hadapi PSS Sleman

Ia menjelaskan, awalnya pelaku bernama Anton Nuryanto meminta istrinya Fz untuk mengusap-ngusap perutnya untuk menaikkan birahinya. Namun, kala itu istrinya menolak.

Si pelaku meminta hal tersebut berkali-kali kepada istrinya, namun korban tetap menolak.

"Akhirnya si pelaku kesel, dia ngambil golok yang ada di lemari diambil langsung diserang istrinya," kata Supriyanto di kantornya, Senin (8/7/2019).

Berdasarkan pengakuan pelaku, pertama ia menusuk bagian perut korban, namun tidak terluka.

Ia kemudian kembali membacok istrinya, namun korban mengindar sehingga mengenai pipi kanan dan tangan korban.

Setelah korban terjatuh, pelaku menduduki perut istrinya dan langsung menyayat leher korban. Fz lalu berteriak meminta pertolongan

"Terus nggak lama pak RT, warga dobrak, istrinya sedang berada di tempat tidur, kondisinya seprainya darahnya sudah cukup banyak. Langsung buru-buru ditolong," ujarnya.

Saat itu korban langsung dibawa ke RSUD Koja. Nyawanya berhasil di selamatkan. Sementara pelaku dibawa ko Polsek Tanjung Priok.

Adapun terhadap pelaku dikenakan pasal 44 Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved