Kabar Pulangpisau

Semua Korban Pikap Tenggelam di Pulangpisau Kalteng Ditemukan, Hartati dan Rafa Ditemukan Terpisah

Semua Korban Pikap Tenggelam di Pulangpisau Ditemukan, Hartati dan Rafa Ditemukan Terpisah

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Royan Naimi
FB BPBD Pulangpisau
Dua penumpang mobil pikap tenggelam di Pangkoh Hulu Pulang Pisau akhirnya ditemukan, Sabtu (6/7/2019) pagi. 

TRIBUNKALTENG.COM, PULANGPISAU - Pencarian korban tenggelam bersama mobil pikap yang terjun ke sungai dari atas fery penyeberangan Dusun Palambahen, Desa Pangkoh Hulu, Kecamatan Pandih Batu, Pulang Pisau (Pulpis), Kalimantan Tengah (Kalteng), berkahir.

Kabar terbaru, Sabtu (6/7/2019), dua penumpang yang masih hilang akhirnya bisa ditemukan berkat kerja keras tim gabungan yang melakukan pencarian dan penyisiran di DAS Kahayan.

Iis Hartati (27) dan anaknya Rafa yang masih berusia tiga setengah tahun ditemukan di lokasi berbeda dalam keadaan sudah meninggal dunia, Sabtu (6/7/2019) sekitar pukul 05.30 WIB atau hari ke tiga pencarian. Selang waktu ditemukan keduanya 15 menit.

Informasi terhimpun, sang ibu ditemukan hanyut satu kilometer dari titik nol (titik awal) tenggelam, dan anaknya sekitar 200 meter dari titik nol. 

Penjelajah Minta Bantuan Sultan Kutai Mencari Ras Manusia Berekor di Kalimantan, Berhasilkah?

“Ya, tadi pagi, kedua korban tenggelam yang masih hilang akhirnya bisa ditemukan, kondisinya sudah meninggal dunia," kata Kapolres Pulpis AKBP Siswo Yuwono Bima Putra Mada melalui keterangan diterima banjarmasinpost.co.id, Sabtu (6/7/2019).

Dilanjutkannya, hal ini tak lepas dari kerjasama yang baik dari tim gabungan yang ikut melakukan pencarian.

"Team work yang baik antara SAR Brimobda dan Ditpolair Polda Kalteng, Polres Pulpis, Polsek Pandih Batu, Badan SAR, Tagana, BPBD dan masyarakat yang tidak bisa disebutkan satu per satu. Evakuasi korban dan mobil yang masuk ke sungai tuntas dilaksanakan, seluruh korban sudah ditemukan," paparnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ada tiga penumpang yang ikut tenggelam dalam kejadian tersebut. Yakni Iis Hartati dan dua anak kembarnya yang masih berusia tiga setengah tahun, Rafa dan Rafi.

Sementara sopir mobil pikap, Khoirul Adi Setiawan (25) yang merupakan suami Iis Hartati dan ayah dari Rafa juga Rafi, bisa menyelamatkan diri.

Warga Desa Purwodadi Kecamatan Maliku Kabupaten Pulpis itu pun diketahui stok berat pasca kejadian.

Satu anak kembarnya, Rafi, bisa ditemukan beberapa jam setelah kejadian tepatnya pada, Kamis (4/7/2019) malam tadi.

Sementara istri dan anaknya satu lagi, Rafa, akhirnya bisa ditemukan setelah pencarian hari ketiga. Ibu dan dua anaknya itu ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Mobil pikap KH 8129 NP yang mereka tumpangi pun telah dievakuasi, Jumat (5/7/2019) jelang siang.

Adapun, kejadian naas ini terjadi saat satu keluarga ini mau menyeberang naik feri dengan mobil pikap mereka, Kamis (4/7/2019) siang.

Sesaat sebelum kejadian, mobil sudah berada di atas feri dan mesin sudah dalam kondisi mati.

Kemungkinan rem mobil blong sehingga mobil kembali berjalan menabrak rantai pembatas hingga tercebur ke sungai. Sopir berhasil keluar, istri dan kedua anaknya terjebak di dalam dan ikut tenggelam saat itu.

Pencarian para korban melibatkan tim gabungan, termasuk dari Balakar 545 Kapuas yang ikut membantu di lokasi.

Bahkan Ketua Umum Balakar 545 Kapuas, H Suparman diketahui sempat turun langsung ke lokasi kejadian, Jumat (5/7/2019) malam tadi untuk memberi semangat timnya yang ikut dalam pencarian para korban tenggelam tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved