Kabar Pulangpisau

Pikap Tercebur di Pangkoh Hulu Pulangpisau, 1 Korban Hilang Ditemukan

Pencarian Iis Hariati dan dua anak kembarnya yang masih berusia tiga setengah tahun, Rafa dan Rafi, melibatkan pihak terkait dan relawan gabungan

Pikap Tercebur di Pangkoh Hulu Pulangpisau, 1 Korban Hilang Ditemukan
Dari BPBD Kabupaten Pulang Pisau
Suasana evakuasi salah satu penumpang pikap tenggelam yang ditemukan usai penyisiran dan pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan, Kamis (4/7/2019) malam. 

TRIBUNKALTENG.COM, PULANGPISAU - Pencarian tiga penumpang pikap yang ikut tenggelam bersama mobilnya di dekat dermaga feri penyeberangan Palambahen wilayah Pangkoh Hulu Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), terus dilakukan hingga malam hari.

Pencarian Iis Hariati dan dua anak kembarnya yang masih berusia tiga setengah tahun, Rafa dan Rafi, melibatkan pihak terkait dan relawan gabungan termasuk juga dari Balakar 545 Kapuas yang ikut membantu di lokasi.

Informasi didapat Tribunkalteng.com, Kamis (4/7/2019) sekitar pukul 21.30 WIB, dari BPBD Pulang Pisau, pencarian berbuah hasil meski belum tuntas semuanya.

Satu korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia yakni Rafi, satu dari dua anak yang ikut tenggelam bersama ibunya di dalam mobil.

Mobil Tercebur ke Sungai, Nyawa Fajri Terselamatkan Keramba Ikan

Liga Inggris - Frank Lampard Resmi Latih Chelsea, Legenda Arsenal Sebut Masih Prematur

Pencurian Bermodus Pecah Kaca Mobil, Bendaharawan Kantor Pajak Palangkaraya Jadi Korban

Informasi ini juga disampaikan BPBD Pulang Pisau melalui fanspage facebook nya.

Diketahui sebelumnya, insiden mobil pikap terjun ke sungai terjadi di dermaga feri penyeberangan Palambahen, Desa Pangkoh Hulu, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu (4/7/2019) siang.

Kejadian ini menggegerkan warga sekitar. Informasi dihimpun, mobil pikap jenis carry tersebut tiba-tiba meluncur dan terjun ke DAS Kahayan setelah sempat naik ke feri karena diduga rem blong.

Mobil pikap tersebut dikemudikan oleh Adi (25) warga Pulang Pisau bersama istrinya, Iis Hariati dan dua anak kembar mereka yang masih berusia tiga setengah tahun, Rafa dan Rafi.

Menjadi tragis, karena diketahui sopir mobil pikap bisa menyelamatkan diri. Namun istri dan anaknya masih berada di dalam mobil pikap yang terjun ke sungai.

"Semua ada di dalam mobil saat naik feri, sopir bisa melompat ke luar menyelamatkan diri, sementara istri dan dua anak kembarnya tidak sempat keluar terjebak di dalam mobil," ungkap warga setempat, Umi. (Tribunkalteng.com/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved