Pernikahan Sedarah Dilakukan Penghulu Ilegal, Kepala Kemenag Balikpapan Angkat Bicara

Pihak Kementerian Agama Kota Balikpapan, Kaltim, pun terpaksa ikut angkat bicara atas kejadian ini, karena pernikahan itu sendiri dilangsungkan di dae

Pernikahan Sedarah Dilakukan Penghulu Ilegal, Kepala Kemenag Balikpapan Angkat Bicara
Dok. Pribadi
AN (29) dan HE (21), saat melangsungkan pernikahan sedarah di Balikpapan, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTENG.COM, BALIKPAPAN - Pernikahan sedarah antara seorang kakak dengan adik kandungnya, tidak hanya membuat geger warga Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Pihak Kementerian Agama Kota Balikpapan, Kaltim, pun terpaksa ikut angkat bicara atas kejadian ini, karena pernikahan itu sendiri dilangsungkan di daerah tersebut.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan, Hakimin menegaskan kasus pernikahan sedarah yang belakangan ini viral terjadi di Kota Balikpapan merupakan pernikahan ilegal atau tidak resmi.

Bahkan, pihaknya juga telah mengeluarkan surat resmi menyatakan tidak menemukan adanya akta nikah atas nama Ansar di seluruh KUA di Balikpapan.

Lucinta Luna Menikah Ingin Spektakuler, Boy William Beri Saran Bertukar, Kenapa Boy Teriak Mama

Heboh Pernikahan Sedarah, Warga Bulukumba Tolak Kakak Beradik Ini Pulang Kampung

Pikap Tercebur di Pangkoh Hulu Pulangpisau, 1 Korban Hilang Ditemukan

September 2019 Tahapan Pilgub Kalteng Dimulai, Anggaran Capai Setengah Triliun

Diduga pernikahan tersebut terjadi di Jalan Tirtayasa, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Kota Balikpapan.

"Kita sudah kroscek dan klarifikasi ke semua KUA se-Balikpapan bahwa tidak menemukan penghulu yang menikahkan pasangan sedarah tersebut. Kita juga sudah keluarkan surat resminya," ujar Kepala Kemenag Kota Balikpapan, Hakimin, Kamis, (4/7/2019).

Menurut Hakimin, pernikahan yang dilakukan pasangan sedarah tersebut merupakan proses pernikahan siri dan tidak tercatat di KUA.

Bahkan ucap dia, penghulu yang dipanggilnya pun bukan penghulu resmi dari Kemenag atau KUA.

"Itu jelas penghulu ilegal yang menikahkan. Apalagi pasang tarif sampai Rp 2,4 juta. Kalau penghulunya saja ilegal, berarti nikahnya juga ilegal," tegas Kepala Kemenag Kota Balikpapan, Hakimin.

Kepala Kemenag Kota Balikpapan Hakimin menjelaskan, terkait pernikahan sedarah itu, pihaknya melalui Kelompok Kerja Penghulu (Pokjahulu) telah mengkroscek langsung ke lokasi kejadian. 

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved