Breaking News:

Liga Inggris - Frank Lampard Resmi Latih Chelsea, Legenda Arsenal Sebut Masih Prematur

Profil Lampard sebagai legenda klub dielu-elukan sebagian pendukung yang ingin Chelsea tetap tampil kompetitif

Editor: Halmien
Frank Lampard mengepalkan tangannya setelah peluit akhir dalam pertandingan leg kedua UEFA Champions League antara Chelsea vs Paris Saint-Germain di Stamford Bridge di London pada 8 April 2014.(ADRIAN DENNIS/AFP) 

TRIBUNKALTENG.COM - Frank Lampard menjadi pelatih baru Chelsea masih "prematur". Demikian penilaian Emmanuel Petit, mantan legenda Arsenal ini.

Chelsea mengumumkan peresmian Lampard sebagai manajer baru mereka melalui laman resmi klub pada Kamis (4/7/2019) waktu setempat.

Pengumuman ini sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai siapa suksesor Maurizio Sarri di Stamford Bridge.

Lampard dipagari dengan kontrak berdurasi tiga tahun atau hingga 2022.

Dia akan menerima upah balas jasa senilai 4 juta poundsterling (sekitar Rp 71,1 miliar).

Profil Lampard sebagai legenda klub dielu-elukan sebagian pendukung yang ingin Chelsea tetap tampil kompetitif, meski mendapat larangan transfer dalam dua kesempatan ke depan.

Mantan gelandang Arsenal, Emmanuel Petit, pun yakin bahwa pria 41 tahun itu adalah figur yang jempolan. 

"Frank Lampard memiliki kualitas yang mumpuni," tutur Emanuel Petit, seperti dikutip BolaSport dari laman Metro.

"Ia adalah orang yang amat berdedikasi, karena mencintai sepak bola.

Frank juga dihormati oleh rekan-rekannya dan para pelatih. Ia selalu ambisius," Petit menambahkan.

Meski memuji karakter dan wibawa Lampard, Petit ragu mengenai kemampuan top skor sepanjang masa Chelsea dengan 211 gol itu. 

Sebab, legenda yang membela Arsenal antara 1997-2000 ini sangsi dengan pengalaman kepelatihan yang dimiliki Lampard.

Lampard baru satu musim terjun di dunia kepelatihan. Dia menangani Derby County pada musim 2018-2019.

Selebrasi kemenangan manajer Derby County, Frank Lampard, seusai mengantarkan timnya menang atas Manchester United dalam laga ronde ke-3 Piala Liga Inggris 2018-2019 di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, pada Selasa (25/9/2018).
Selebrasi kemenangan manajer Derby County, Frank Lampard, seusai mengantarkan timnya menang atas Manchester United dalam laga ronde ke-3 Piala Liga Inggris 2018-2019 di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, pada Selasa (25/9/2018). (PAUL ELLIS / AFP)

Mantan gelandang timnas Inggris itu tak mampu mengantar Derby County naik kasta ke divisi teratas Liga Inggris, Premier League.

Derby County kalah 1-2 dari Aston Villa pada laga final play-off. "Saya merasa bahwa pekerjaan (melatih) di Chelsea terlalu cepat datang untuk Frank," ucap Petit.

"Frank akan mendapatkan ekspektasi secara berlebihan di Chelsea dan dia tahu akan hal itu.

Sebab, ia sudah lama berada di sana," ucap pria 48 tahun ini lagi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved