Kabar Pulangpisau

Tiga Korban Mobil Pikap Tergelincir ke Sungai di Pulpis Belum Ditemukan, Pencarian Masih Dilakukan

Tiga Korban Mobil Pikap Tergelincir ke Sungai Masih Belum Ditemukan, Pencarian Masih Dilakukan

Tiga Korban Mobil Pikap Tergelincir ke Sungai di Pulpis Belum Ditemukan, Pencarian Masih Dilakukan
Balakar 545 Kapuas
Suasana penyisiran di dekat dermaga feri tempat kejadian mobil pikap terjun ke sungai di wilayah Dusun Palambahen, Desa Pangkoh Hulu, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng). 

TRIBUNKALTENG.COM, PULANGPISAU - Tiga Korban Mobil Pikap Tergelincir ke Sungai Masih Belum Ditemukan, Pencarian Masih Dilakukan.

Aparatdari Polres Pulangpisau sudah berada di dermaga feri penyeberangan di Dusun Palambahen, Desa Pangkoh Hulu, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng) sejak Kamis (4/7/2019) siang.

Lokasi kejadian dipasangi garis polisi. Relawan gabungan pun berada di lokasi, membantu proses pencarian korban dan evakuasi.

Termasuk dari Balakar 545 Kapuas yang juga ikut membantu di lokasi tersebut. 

Mobil Pikap Tergelincir dari Ferry ke Sungai di Pulpis, Sopir Selamat, Istri dan 2 Anaknya Hilang

BREAKING NEWS : Nenek di Kapuas Tengah Tewas di Kamar Rumahnya, Ada Luka Tusuk di Leher dan Dada

Ditinggal Pedagang Tidur di Warung di Palangkaraya, Uang Puluhan Juta Rupiah Hasil Dagangan Dicuri

Kabar Kriss Hatta Terkini, Jika Kriss Hatta Bebas dari Hukuman, Hilda Vitria Enggan Berandai-andai

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Siswo Yuwono Bima Putra Mada melalui Kapolsek Pandih Batu, Ipda Sri Marsono mengatakan, kejadian itu cepat ditindaklanjuti oleh pihaknya yang langsung mendatangi TKP.

"Saat kejadian, di mobil pikap itu ada sopir dan tiga penumpang. Terdiri dari suami (sopir), dengan penumpangnya istri dan dua anaknya. Hanya sopir mobil pikap yang sempat menyelamatkan diri," kata Kapolsek.

Pihaknya menduga, mobil tersebut rem nya blong. "Berdasarkan keterangan yang didapat di TKP, mobil pikap sudah sempat naik ke feri, lalu tiba-tiba meluncur dan menabrak rantai pembatas kemudian masuk jatuh ke sungai," bebernya.

Sampai berita ini diturunkan, upaya pencarian dan evakuasi pun masih coba dilakukan oleh pihak terkait dan gabungan di lokasi kejadian.

Diberitakan sebelumnya, insiden mobil pikap terjun ke sungai terjadi di dermaga feri penyeberangan Dusun Palambahen, Desa Pangkoh Hulu, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (4/7/2019) siang.

Kejadian ini menggegerkan warga sekitar. Informasi dihimpun, mobil pikap jenis carry tersebut tiba-tiba meluncur dan terjun ke DAS Kahayan setelah sempat naik ke feri.

Mobil pikap tersebut dikemudikan oleh Adi (25) warga Pulang Pisau bersama istrinya, Iis Hariati dan dua anak kembar mereka yang masih berusia tiga setengah tahun, Rafa dan Rafi.

Menjadi tragis, karena diketahui sopir mobil pikap bisa menyelamatkan diri. Namun istri dan anaknya masih berada di dalam mobil pikap jenis carry yang terjun ke sungai.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved