Kabar Seruyan

Toni Tewas Dikapak Sesama Karyawan PT WSL di Seruyan, Begini Kesaksian Rekan yang Lain

rjadinya pembunuhan yang dialami seorang karyawan perkebunan besar swasta (PBS) PT Wana Sawit Lestari (WSL) 1 Dusun Natai Tabuk Desa Pembuang Hulu 1

Toni Tewas Dikapak Sesama Karyawan PT WSL di Seruyan, Begini Kesaksian Rekan yang Lain
Istimewa/Polsek Hanau
Korban saat dibawa ke kamar jenazah RSUD dan polisi saat melakukan olah TKP atas kejadian tersebut. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALA PEMBUANG - Terjadinya pembunuhan yang dialami seorang karyawan perkebunan besar swasta (PBS) PT Wana Sawit Lestari (WSL) 1 Dusun Natai Tabuk Desa Pembuang Hulu 1 Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Minggu (30/6/2019) siang, sempat menimbulkan kegegeran.

Apalagi peristiwa itu terjadi di mes karyawan Afdeling 88 blok H 40.

Harno, seorang saksi dalam penjelasannya kepada polisi, menyebut sebelum pembunuhan terhadap Toni tersjadi, tersangka Yunus terlihat berlari dari arah ujung jalan perumahan atau mes karyawan di blok H40 dengan membawa kampak nampak dengan beringas mencari seseseorang ke arah rumah yang ditinggali korban.

Melihat gelagat yang seperti itu, sebenarnya Harno berusaha mencegahnya. Namun saat itu pelaku lebih cepat larinya sehingga dirinya tidak bisa mengikuti sampai pelaku masuk ke dalam kamar korban.

Dihabisi Rekan Sendiri, Karyawan Sawit PT WSL Seruyan Tewas Dikapak di Atas Kasur

Pemegang Puncak Klasemen Hamilton Dikalahkan Max Verstappen di Formula 1 GP Austria, Ini Rinciannya

Viral Wanita Bawa Anjing Masuk Masjid dan Bikin Jemaah Berhamburan, Begini Penjelasan Polisi

”Saya mendengar suara teriakan korban minta tolong, dari dalam rumah yang ditinggalinya di dalam kamar ternyata dia dianiaya pelaku," ujarnya.

Harno mengatakan, dia sempat berlari mendatangi kamar korban atau ke arah suara yang minta tolong tersebut dan sempat berada didepan kamar korban. Namun pelaku, tiba-tiba keluar dari dalam kamar rumah dengan membawa kapak yang berlumur darah.

"Saat keluar kamar, kampaknya sudah berlumuran darah usai pelaku melakukan penganiayaan hingga korban tewas," ujarnya.

Harno bersama Idi Sukedi juga karyawan lainnya, memegangi tubuh pelaku dengan cara merangkulnya, sehingga spontan pelaku membuang kapaknya ke arah semak disamping rumah korban.

"Kami langsung amankan pelaku Yunus, dan membawanya ke mess," ujarnya.

c
Korban saat dibawa ke kamar jenazah RSUD dan polisi saat melakukan olah TKP atas kejadian tersebut. (Istimewa, Polsek Hanau)

Sedangkan, korban saat itu dalam keadaan berlumuran darah lalu di bawa ke Polibun PT. WSL I, kondisi korban parah sehingga langsung di bawa ke rumah sakit di Pangkalan bun, namun karena kondisi korban terus memburuk dan darah berkas penganiayaan cukup parak, korban akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan.

Kondisi luka-luka korban robek pada kepala bagian dahi, luka robek pada tangan sebelah kiri bagian lengan, sedangkan darah terus mengucur dari lubang luka, sesaat setelah itu petugas keamanan setempat membawa pelaku ke Polsek Hanau untuk diproses sesuai hukum yang berlaku terhadap pelaku. (Tribunkalteng.com /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved