Kabar Seruyan

Dihabisi Rekan Sendiri, Karyawan Sawit PT WSL Seruyan Tewas Dikapak di Atas Kasur

Yunus diduga secara membabi buta mencincang Toni dengan kapak di mes perusahaan saat berada di atas kasur.

Dihabisi Rekan Sendiri, Karyawan Sawit PT WSL Seruyan Tewas Dikapak di Atas Kasur
Istimewa/Polsek Hanau
Korban saat dibawa ke kamar jenazah RSUD dan polisi saat melakukan olah TKP atas kejadian tersebut. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALA PEMBUANG - Yunus, seorang karyawan karyawan perkebunan besar swasta (PBS) PT Wana Sawit Lestari (WSL) di Kabuten Seruyan, Kalteng, diamankan polisi.

Itu dilakukan, setelah pria Kelahiran Tasikmalaya , 1 Januari 1980 ini diduga sebagai pelaku atas tewasnya rekan tersangka bernama Toni Hermawan, Minggu (30/6/2019 siang.

Yunus diduga secara membabi buta mencincang Toni dengan kapak di mes perusahaan saat berada di atas kasur.

Peristiwa terjadi di mes karyawan Afdeling 88 blok H. 40 PT Wana Sawit Lestari (WSL) 1 Dusun Natai Tabuk Desa Pembuang Hulu 1 Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Dapat Izin Kemenhub, Pelabuhan Segintung Seruyan Masih Menunggu Hasil Ini Sebelum Beroperasi

Pemegang Puncak Klasemen Hamilton Dikalahkan Max Verstappen di Formula 1 GP Austria, Ini Rinciannya

Lionel Messi Hanya Cetak Satu Gol Hingga Perempat Final Copa America 2019, Ada 4 Hal Penyebabnya

Polisi hingga Senin (1/7/2019) masih melakukan pendalaman kasus penganiayaan yang berakhir dengan tewasnya Toni tersebut.

Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan polisi antara lain, satu buah senjata tajam jenis Kapak yang gagangnya terbuat dari kayu warna hitam, satu buah bantal kapuk yang ada noda darahnya satu buah baju kaos warna hitam yang ada noda darah satu buah celana pendek motif kotak-kotak warna coklat yang ada noda darahnya, satubuah ikat pinggang warna hitam.

Kapolres Seruyan, AKBP Ramon Zamora Ginting, mengungkapkan, pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyidikan terhadap pelaku pembunuhan karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut untuk mengungkap motif pembunuhan.

"Kasusnya masih kami dalami, pelakunya sudah diamakan," ujarnya singkat. (Tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved