Istri Berjualan di Pasar, Im Garap Anak Kandungnya Berulang Kali, Terungkap Gegara Ini

Saat istrinya pergi jualan di pasar, Im (37) punya kesibukan sendiri di rumah. Putri kandungnya yang baru berusia 15 tahun digarap berulang kali.

Istri Berjualan di Pasar, Im Garap Anak Kandungnya Berulang Kali, Terungkap Gegara Ini
The Clinical Advisor
Ilustrasi 

TRIBUKALTENG.COM, LUBUKLINGGA - Saat istrinya pergi jualan di pasar, Im (37) punya kesibukan sendiri di rumah. Putri kandungnya yang baru berusia 15 tahun digarap berulang kali.

Warga di kawasan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, sumatera Selatan, ini juga mengancam akan menyembelih korban jika menolak.

Akibatnya, S putri kandungnya yang masih berumur 15 tahun tersebut, mengalami trauma mendalam dan enggan keluar rumah.

Im sendiri telah diamankan oleh petugas Polres Lubuklinggau saat berada di Pasar Satelit Kota Lubuklinggau, Kamis (27/6/2019) petang sekitar pukul 17.00 WIB.

Istri Gorok Suami saat Tidur Lelap, Ini 7 Fakta Seputar Kejadian, Suami Sering Cabuli Anak Kandung

Walikota Surabaya Tri Rismaharini Sakit, Makan Pakai Selang Hingga Gunakan Alat Pernapasan

Sindikat Pencucian Otak dan Perdagangan Anak Terungkap, Walikota Diduga Terlibat

Kasus tersebut terungkap setelah S diduga merasa tidak tahan lagi menjadi pelampiasan nafsu bejat ayahnya dan melapor kepada ibu kandungnya.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono melalui Kasatreskrim AKP Rivou Lapu mengatakan, pristiwa tersebut awalnya terjadi pada hari, Sabtu (4/5/2019) sekitar pukul 10.00 WIB dirumah mereka.

"Saat itu istri tersangka sedang pergi kepasar satelit untuk jualan buah-buahan," ungkap Rivo pada wartawan.

Diduga saat istrinya pergi dan suasana rumah dalam keadaan sepi Im melancarkan aksinya. Ia merudapaksa dan mencabuli anaknya itu secara berulang-ulang.

"Setelah disetubuhinya Im mengancam akan menyembelih S bila sampai melaporkan aksi bejatnya kepada Ibunya," tambahnya.

Kemudian puncaknya S tak tahan lalu melapor kepada Ibu kandungnya. Tidak terima dengan perbuatan suaminya. Ia melapor ke petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

"Mendapat laporan itu anggota langsung bergerak cepat, dan langsung melakukan pengejaran dan penangkapan tersangka saat tengah sedang berjualan jeruk," ungkapnya.

Sementara Im membantah telah menyetubuhi anak pertamanya itu, ia hanya mengaku hanya mencabulinya saja dan tidak pernah sama sekali menyetubuhinya.

"Kalau misal aku setubuhi pasti hamil tapi kan tidak, aku hanya megang-megang bae, idak nian," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di sripoku.com

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved