Kabar Kapuas

Ukiran Khas Dayak Ornamen Burung Tingang dari Kapuas Antarkan Kalteng ke Tingkat Nasional

Pada STQ ke XXII Tingkat Provinsi Kalteng di Lapangan Sanaman Mantikei Kota Palangkaraya, pawai taaruf dan mobil hias dari Kabupaten Kapuas tersebut m

Ukiran Khas Dayak Ornamen Burung Tingang dari Kapuas Antarkan Kalteng ke Tingkat Nasional
Dinas Kominfo Kapuas
Mobil hias asal Kabupaten Kapuas saat akan melintasi panggung utama dalam acara pelepasan pawai taruf Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke XXII Tingkat Provinsi Kalteng di Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS -  Mobil hias dengan ornamen burung tingang yang dibalut ukiran khas Suku Dayak, Kapuas akan menjadi wakil Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Nasional akhir bulan ini.

Pada STQ ke XXII Tingkat Provinsi Kalteng di Lapangan Sanaman Mantikei Kota Palangkaraya, pawai taaruf dan mobil hias dari Kabupaten Kapuas tersebut mampu meraih juara I.

Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor mengungkap bangga dan memberi apresiasi tinggi atas prestasi LPTQ Kabupaten Kapuas sebagai juara Pawai Ta’aruf pada STQ Tingat Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya akhir April lalu.

"Pemerintah Kabupaten Kapuas menyiapkan sepenuhnya dana keikutsertaan ke STQ Nasional di Pontianak," ucap Wakil Bupati Kapuas.

Sementara itu Ketua LPTQ Kabupaten Kapuas KH Muchtar Ruslan mengatakan bahwa LPTQ kabupaten Kapuas selain Pawai Ta’aruf juga memberangkatkan cabang lomba tilawah anak-anak putra dan tahfidz 5 juz putra yang mendapat peringkat pertama pada STQ Provinsi Kalimantan Tengah.

"Harapan kami ke depan untuk keikutsertaan pawai ta’aruf ke tingkat nasional berikutnya menjadi perhatian penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah," pinta Muchtar.

Terpisah, Sekretaris LPTQ Kabupaten Kapuas H Suwarno Muriyat, belum lama tadi menuturkan utusan Kabupaten Kapuas berjumlah 10-15 personel akan menggunakan jalur darat guna membawa seluruh kelengkapan pawai ta’aruf ke Pontianak.

"Kami telah menyiapkan desain pawai yang sejalan dengan ketentuan panitia nasional," ungkap Suwarno.

Disiapkan berbagai ornamen bernuansa Islami berpadu padan dengan prinsip pewarnaan Suku Dayak "5 Ba" (Bahenda, Bahandang, Bahijau, Baputi dan Babilem).

Lalu filosofi Huma Betang serta unsur religius sebagai kearifan lokal Kalimantan Tengah.

"Harapan kami peserta pawai Taaruf STQ Nasional XXV asal Kalteng dapat memeriahkan kegiatan sekaligus mampu meraih nilai tertinggi," pungkas Suwarno. (Tribunkalteng.com/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved