Ensiklopedia

Empati dan Merindukan Nasihat Ulama, Ini 10 Pesan Imam Al Ghazali bagi Pemimpin atau Kepala Negara

Berikut 10 nasihat Imam Al Ghazali dalam Kitab Tibr Masbuk Fi Nashihat Al Muluk untuk para pemimpin atau kepala negara agar dapat berlaku adil.

Empati dan Merindukan Nasihat Ulama, Ini 10 Pesan Imam Al Ghazali bagi Pemimpin atau Kepala Negara
AEON
Ilustrasi 10 nasihat Imam Al Ghazali bagi pemimpin 

TRIBUNKALTENG.COM - Dikenal sebagai filsuf dan teolog muslim, Imam Al Ghazali  menjdi salah satu tokoh yang berpengaruh.

Bahkan di dunia Barat, Imam Al Ghazali dikenal sebagai Algazel.

Imam Al Ghazali bernama asli Abu Hamid Muhammad Al Ghazali Ath Thusi Asy Syafi'i. Lahir pada 1058 M/450 H dan wafat pada 1111 M/14 H di Thus.

Kitab karangannya yang sering dikaji di pesantren adalah Ihya Ulumuddin.

Enam Bahan Makanan Ini Disarankan Jangan Dicuci Sebelum Dimasak, Terungkap Ada Bahaya yang Mengintai

Tinggalkan Derby County, Frank Lampard Kembali Bersama Teman Sepermainan untuk Latih Chelsea

Pelajar Nyaris Bunuh Diri Gegara Gagal Masuk Sekolah Negeri, Orang Tua Protes Sistem Zonasi

Bagi pemimpin natau kepala negara, Imam Al Ghazali mempunyai nasihat yang harus disimak.

Nasihat ini ada dalam momentum yang tepat karena Indonesia tengah berada di tahun politik.

Presiden, wakil presiden, dan wakil rakyat terpilih mesti menyimak 10 nasihat dari Imam Al Ghazali.

Imam Al Ghazali mengatakan, "Imarat ad dunya wa kharabuha min al mulk"  yang artinya "Kelestarian dan kehancuran dunia sangat ditentukan oleh para penguasa".

Berikut 10 nasihat Imam Al Ghazali dalam Kitab Tibr Masbuk Fi Nashihat Al Muluk untuk para pemimpin atau kepala negara agar dapat berlaku adil.

Pertama, mengetahui manfaat dan bahaya kekuasaan.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved